Jamin BBM Tak Naik, Purbaya Tiba-tiba Dapat Jempol dari DPR

5 hours ago 15

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendapatkan pujian berupa riuh tepuk tangan dari para anggota dewan di Komisi XI DPR saat menyatakan bahwa APBN 2026 kuat untuk memastikan harga BBM bersubsidi tak naik, meskipun harga minyak mentah rata-rata US$100 sampai akhir tahun ini.

Ia mengatakan, dengan harga minyak mentah dunia yang sangat bergejolak akibat perang antara Amerika Serikat (AS) dan Israel dengan Iran, dan di atas asumsi makro APBN 2026 sebesar US$70 per barel, daya tahan APBN masih sangat kuat dengan pengamanan berlapis yang cukup mengompensasi tekanan.

"Kami siap tidak menaikkan sampai dengan akhir tahun untuk BBM bersubsidi ya pak ya," kata Purbaya di ruang rapat Komisi XI, DPR, Jakarta, Senin (6/4/2026).

Setelah memberikan pernyataan itu, Purbaya langsung diganjar tepuk tangan dari para pimpinan maupun para anggota Komisi XI. Ia bahkan turut diberikan dukungan penuh dengan simbol jempol untuk terus menjaga ketahanan fiskal.

"Jadi masyarakat di luar enggak usah ribut, enggak usah takut, kita sudah hitung pak. Dapat jempol pak, ini kan berkat dukungan Komisi XI juga kita bisa diskusi terbuka," tegas dia.

Purbaya pun menegaskan, segala bentuk pernyataan yang mendeskreditkan pemerintah terkait kemampuan dalam mengelola APBN tidak benar, berdasarkan perhitungan yang detail untuk mengantisipasi risiko fiskal.

"Karena ada beredar dibilang 2 bulan sudah habis, 2 minggu sudah habis, paling bulan Juli naik, nanti Juli ada huru hara, padahal kita sudah siapkan sampai akhir tahun dengan asumsi rata-rata US$100 per barel kita masih kuat dengan eksisting anggaran yang ada," ujar Purbaya.

(arj/haa) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |