Jakarta, CNBC Indonesia - Usai tersingkir pada fase grup Piala Afrika 2025, pemerintah Gabon menghukum tim nasional (timnas) sepak bolanya. Melansir Athletic, pemerintah Gabon memutuskan menangguhkan tim yang diisi Pierre-Emerick Aubameyang dan kawan-kawan sampai waktu yang belum ditentukan.
Mengutip detiksport, Jumat (2/1/2026), pemerintah juga memutuskan untuk membubarkan staf teknis dan mencoret pemain Bruno Ecuele Manga dan Pierre-Emerick Aubameyang dari tim nasional.
Ecuele Manga adalah pemain dengan catatan penampilan terbanyak dalam sejarah Gabon dengan 105 penampilan, sedangkan Aubameyang merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang masa Gabon dengan 41 gol.
Gabon gagal menang sama sekali di fase grup Piala Afrika 2025. Tim asuhan Thierry Mouyouma kalah 0-1 dari Kamerun di laga pertama, sebelum disikat 2-3 Mozambik dan Pantai Gading.
Gabon menyudahi Piala Afrika 2025 dengan terbenam di dasar Grup F dengan nirpoin. Situasi itu yang bikin Pemerintah Gabon geram.
"Mengingat penampilan memalukan Panthers di Piala Afrika 2025, dan mempertimbangkan dampak multifaset yang bertentangan secara langsung dengan nilai-nilai etika dan teladan yang dianjurkan oleh Republik Kelima, Pemerintah telah memutuskan: untuk membubarkan staf teknis, untuk menangguhkan tim nasional hingga pemberitahuan lebih lanjut, untuk mengeluarkan pemain Bruno Ecuele Manga dan Pierre Emerick Aubameyang dari tim," tulis pernyataan Pemerintah Gabon.
"Selain itu, Pemerintah mendesak Federasi Sepakbola Gabon untuk menanggung semua tanggung jawabnya," tutup pernyataannya.
Selain gagal di Piala Afrika 2025, Timnas Gabon sudah lebih dulu dipastikan absen ke Piala Dunia 2026. Mereka cuma jadi runner up fase grup kualifikasi, lalu kalah dari Nigeria dalam laga playoff.
(miq/miq)
[Gambas:Video CNBC]

2 hours ago
2

















































