Cilacap, CNBC Indonesia - PT Pertamina Patra Niaga, Subholding Downstream PT Pertamina (Persero) menginvestasikan 1,1 miliar dolar AS atau sekitar Rp19,3 triliun (kurs Rp17.547 per dolar AS) untuk membangun Bio Refinery Cilacap. Upaya ini dilakukan demi menggenjotproduksi bahan bakar pesawat ramah lingkungan atau Sustainable Aviation Fuel (SAF)/bioavtur.
Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Kilang Cilacap, Hermawan Budiantoro mengungkap saat ini, SAF masih diproduksi di unit Treated Distillate Hydrotreating (TDHT) Kilang Pertamina Cilacap dengan produksi sebesar 27 kiloliter per hari.
"Nantinya, produksi SAF dari kilang baru ini dapat meningkat sebesar 860 kiloliter per hari atau naik 3.185 persen, menjadi 887 kiloliter per hari," ungkap Hermawan di Cilacap, Jumat (11/9/2026).
Pertamina telah melaksanakan Groundbreaking Proyek Biorefinery Cilacap Fase 2 pada Februari 2026 sebagai standalone dedicated green refinery pertama di Indonesia. Fasilitas ini diharapkandapat beroperasi penuh (onstream).
Adapun tahun ini, Pertamina juga sedang melakukan proses Final Investment Decision (FID) dan process partnership untuk proyek ini. Tahap Engineering, Procurement, and Construction (EPC) ditargetkan mulai berjalan pada 2027.
Untuk diketahui, pembangunan proyek di atas lahan seluas 17,5 hektare ini diklaim akan menciptakan sejumlah efek berganda (multiplier effect). Fasilitas ini diestimasikan mampu memberikan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional hingga Rp199 triliun.
Lalu, kilang hijau ini diproyeksikan mampu menekan emisi karbon sebesar 600 ribu ton setara CO2 per tahun. Proyek ini juga ditargetkan mampu menyerap 5.900 tenaga kerja dengan pemenuhan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 30%.
Sebelumnya, Pertamina Patra Niaga jugatengah memperluas ekosistem penyediaanfeedstockSAF dari minyak jelantah atau Used Cooking Oil (UCO) dengan mengedepankan konsep ekonomi sirkular yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat.
Melalui program pengumpulan minyak jelantah yang terintegrasi dengan aplikasi MyPertamina dan penempatan di lokasi-lokasi strategis, Pertamina Patra Niaga mendorong masyarakat menjadi bagian dari rantai pasok energi bersih sekaligus membuka peluang ekonomi baru di tingkat lokal.
(dpu/dpu)
[Gambas:Video CNBC]

5 hours ago
1
















































