Geger TikToker Pakistan Shamso Bibi Tewas Ditembak, Ini Kronologinya

1 hour ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Kreator TikTok Pakistan Shamso Bibi, yang dikenal luas dengan nama daring Ayesha Gilamana, tewas ditembak di Taxila, dekat Islamabad, pada 14 Agustus 2026. Kreator berusia 28 tahun itu diketahui memiliki lebih dari 1,3 juta pengikut di TikTok dan puluhan juta tanda suka pada kontennya.

Melansir Independet.co.uk, Bibi ditembak ketika sedang bepergian dengan mobil bersama saudara laki-laki dan adik perempuannya. Menurut laporan keluarga dan kepolisian yang dikutip sejumlah media, dua pria yang mengendarai sepeda motor mendekati kendaraan tersebut di kawasan Taxila dan melepaskan tembakan dari jarak dekat.

Salah satu peluru mengenai leher Bibi hingga menyebabkan kematiannya. Mobil kemudian kehilangan kendali dan menabrak sebuah truk, sementara adik perempuannya mengalami luka serius.

Ayah korban, Fazal Sahibzada, mengatakan dalam laporan kepada polisi bahwa putrinya sebelumnya menerima panggilan dari seorang pria bernama Kashif yang memintanya keluar dari rumah.

Keluarga menduga pembunuhan tersebut berkaitan dengan perselisihan keuangan dan klaim bahwa Bibi sebelumnya menerima ancaman setelah menuntut pengembalian uang dari dua pria. Namun, motif pembunuhan tersebut masih dalam penyelidikan dan dugaan keluarga belum dapat dianggap sebagai kesimpulan resmi.

Kepolisian setempat dilaporkan telah menangkap sedikitnya empat tersangka. Dua di antaranya diduga membantu pelaku utama melarikan diri atau menghindari penangkapan. Polisi juga menyelidiki rekaman kamera pengawas yang disebut memperlihatkan dua pria bersepeda motor menghentikan kendaraan Bibi sebelum melepaskan tembakan.

Kematian Bibi kembali menyoroti risiko yang dihadapi perempuan yang aktif sebagai kreator konten di Pakistan. Dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah kasus kekerasan terhadap perempuan yang dikenal melalui TikTok telah memicu perhatian publik.

Pada Maret 2026, kreator TikTok Sana Javed, yang menggunakan nama akun OutLofara, ditembak di Islamabad. Polisi menyebut suaminya sebagai tersangka; pria tersebut kemudian menembak dirinya sendiri hingga tewas.

Kasus lain yang mendapat sorotan luas adalah pembunuhan Sana Yousaf, kreator TikTok berusia 17 tahun yang ditembak di rumahnya di Islamabad pada Juni 2025. Pengadilan kemudian menjatuhkan hukuman mati kepada Umar Hayat setelah menyatakan dia bersalah atas pembunuhan tersebut dan diperintahkan untuk membayar kompensasi sebesar 25 juta rupee kepada keluarga Yousaf.

Bagi banyak perempuan Pakistan, media sosial menjadi salah satu ruang yang memungkinkan mereka membangun audiens dan memperoleh penghasilan. Namun, meningkatnya kasus kekerasan terhadap kreator perempuan juga memunculkan pertanyaan mengenai keamanan mereka ketika aktivitas daring berkembang menjadi kehidupan publik yang semakin terbuka.

Keluarga Bibi mengatakan akun TikTok miliknya telah dihapus setelah kematiannya, sementara halaman YouTube yang sebelumnya dikaitkan dengannya juga dilaporkan tidak lagi tersedia. Bibi telah membuat konten TikTok selama sekitar tiga hingga empat tahun dan berhasil mengumpulkan lebih dari satu juta pengikut sebelum kematiannya.

Penyelidikan atas pembunuhan tersebut masih berlangsung. Polisi perlu memastikan identitas seluruh pelaku, motif serangan, serta pihak-pihak yang mungkin membantu perencanaan maupun pelarian para penyerang.

(miq/miq) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |