Via mengucapkan syahadat di Dayah Hikmatul Ulum Diniyah As-sunnah Gampong Suka Jadi Kebun Ireng, Kecamatan Langsa Lama, Jumat (13/2) sore.
Waspada.id/id75
Ukuran Font
Kecil Besar
14px
LANGSA (Waspada.id): Seorang gadis cantik asal Medan Sumatera Utara (Sumut), Lamti, 23, marga Bakara panggilan Via yang sebelumnya menganut agama Kristen Protestan bersyahadat memeluk agama Islam di Dayah Hikmatul Ulum Diniyah As-sunnah Gampong Suka Jadi Kebun Ireng, Kecamatan Langsa Lama, Jumat (13/02/2026).
Proses mengucapkan kalimat syahadat Via dibimbing langsung Pimpinan Dayah Hikmatul Ulum Diniyah As-sunnah Tgk Mudawaly Tasman, S.Ag turut disaksikan Kabag Pembangunan Dayah Islamsyah MTA, ST, Kabag Humas Dayah Sayuti (Ketua SBC Langsa) para santri serta sejumlah tamu lainnya.
Usai kegiatan pensyahadatan Tgk Mudawaly memberikan tausiyah dengan mengucapkan, Alhamdulillah pada sore hari ini kita sudah menambah lagi satu saudara yang seiman.
“Semoga saudara kita ini semakin kuat dalam iman dan menjadi bagian dari umat Islam yang kuat dan bersemangat. Sehingga kita semua nantinya dapat berkumpul di syurga Allah Swt. Sebelumnya saudari Via menganut agama Kristen Protestan,” sebutnya.
Insyaallah, sambungnya, setelah disyahadatkan hari ini nanti pada Rabu, 18 Februari 2026 mendatang akan dilakukan pendaftaran dan pengesahan di Kantor Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kota Langsa.
Ia juga menyampaikan, selalu membuka waktu untuk Via guna belajar agama Islam serta memperdalam ilmu agama. Senantiasa dapat menjalankan apa yang sudah menjadi kewajiban dalam Islam.
“Sebentar lagi akan memasuki bulan Suci Ramadan 1447 H/2026 M ini, tentu menjadi Ramadan pertama bagi Via setelah resmi memeluk agama Islam dan akan melalui serangkaian hari-hari besar dalam Agama Islam,” tuturnya.
Kepada Via berpesan, Tgk Mudawaly terus belajar lebih banyak lagi tentang agama Islam dan memahaminya untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Sebelum bersyahadat, Via menuturkan memutuskan tertarik untuk memeluk Islam setelah merasakan persaudaraan di kost dan di tengah lingkungan dengan masyarakat yang berbeda keyakinan.
Sambungnya, dirinya bermukim di Langsa (Aceh) pada tahun 2021 saat kuliah di Kampus Universitas Samudra pada Fakultas Teknik. Jadi saat satu kos dengan kawan-kawan muslim. “Saya melihat kawan-kawan muslimah memakai jilbab dan shalat seakan hati menjadi tenang,” tuturnya.
Via juga mengatakan, untuk berpindah keyakinan sudah meminta izin dan restu dari kedua orang tua. Lalu mereka menjawab, ‘Beragama itu pilihan kami tidak melarang meski kami yang melahirkan dan membesarkannya, itu hak dan pilihan mu.’
“Sebenarnya sudah sejak lama menaruh hati dengan ajaran Islam yang mulia dan terus mencari tahu tentang Islam hingga hari ini saya menjadi mualaf dan memeluk Islam,” ujar Via putri sulung dari delapan bersaudara dengan penuh semangat. (Id75)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.





















































