Citra satelit menunjukkan aktivitas Iran di kompleks dekat Natanz, Selasa (10/2/2026). Berdasarkan analisis para ahli, gambar terbaru memperlihatkan Iran membangun "perisai beton" di atas fasilitas baru di lokasi militer sensitif, lalu menutupinya dengan lapisan tanah. (Vantor/Handout via REUTERS)
Citra juga memperlihatkan Iran mengubur pintu masuk terowongan di kompleks nuklir Isfahan yang dibom AS pada Juni lalu selama perang 12 hari Israel-Iran. Iran juga disebut memperkuat pintu masuk terowongan di dekat Natanz, serta memperbaiki sejumlah pangkalan rudal yang terdampak serangan dalam konflik tersebut. (Vantor/Handout via REUTERS)
Serangkaian gambar satelit ini memberi gambaran mengenai langkah-langkah Iran dalam memperkuat infrastruktur strategisnya, ketika Amerika Serikat (AS) menekan, mengancam opsi militer apabila perundingan gagal. Kedua negara terancam perang. (Vantor/Handout via REUTERS)
Sementara itu, di kompleks militer Parchin, pada 12 Oktober 2025 tampak kerangka struktur baru dan dua bangunan kecil di sekitarnya. Namun pada citra 16 Februari 2026, fasilitas itu tidak lagi terlihat, diduga tertutup struktur beton. (Planet Labs PBC/Handout via REUTERS)
Institut Sains dan Keamanan Internasional (ISIS) menyebut Iran membangun “sarkofagus beton” untuk melindungi fasilitas yang diidentifikasi sebagai Taleghan 2, yang sebelumnya diduga berisi ruang silinder panjang, yang mungkin menjadi bejana penampung bahan peledak tinggi. (Vantor/Handout via REUTERS)

3 hours ago
2













































