Jakarta, CNBC Indonesia - PT Pertamina (Persero), melalui Subholding Commercial and Trading PT Pertamina Patra Niaga meresmikan Sumur Air Bersih di Merauke untuk meningkatkan kualitas hidup 699 masyarakat Kampung Tambat, Merauke, Papua Selatan serta penyediaan akses air bersih berkelanjutan. Dalam pembangunan ini, Pertamina Patra Niaga berkolaborasi bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Solidaritas Perempuan untuk Indonesia (SERUNI) Kabinet Merah Putih (KMP).
Perwakilan SERUNI KMP, Sri Suparni Bahlil menilai selain Pertamina Patra Niaga melayani sesuai bidang pekerjaan, pelayanan, kontribusi, dan pendekatan humanis kepada masyarakat melalui dukungan terwujudnya air bersih.
"Kami mendapat informasi bahwa Kampung Tambat ini seringkali mengalami keterbatasan akses air bersih, terutama saat musim kemarau. Dengan adanya Sumur Air Bersih ini harapannya masyarakat lebih mudah mengakses air, tidak lagi mengandalkan tampungan air hujan dan sumur manual," ujar Sri Suparni Bahlil dikutip Rabu (28/1/2026).
Area Manager Communication, Relations dan CSR Regional Papua Maluku PT Pertamina Patra Niaga, Ispiani Abbas, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung kebutuhan dasar masyarakat. Program ini meliputi pembangunan Sumur Air Bersih pada 2 titik, yakni di SD Inpres Tambat dan Posyandu Tambat.
Pembangunan Sumur Air Bersih mencakup beberapa bagian utama, mulai dari pemasangan mesin sumur, pembangunan bak penampungan, pemasangan menara dan toren air, plat aerasi, instalasi kelistrikan, hingga pemasangan keran
Selain pembangunan Sumur Air Bersih juga dilakukan revitalisasi reservoir air bersih pada 2 titik lainnya di halaman Gereja Tambat dan Balai Kampung Tambat. Pengerjaan yang dilakukan antara lain pengecatan bangunan, pergantian atap pada salah satu titik, pengeboran baru dan pemasangan mesin pompa, instalasi kelistrikan, pemasangan filter air, serta perakitan sambungan rumah yang menjangkau sekitar 20 titik perumahan di masing-masing lokasi reservoir.
"Penyediaan akses air bersih merupakan kebutuhan fundamental. Melalui program ini, Pertamina Patra Niaga berharap dapat memberikan manfaat berkelanjutan serta mendorong peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Kampung Tambat. Seluruh fasilitas telah melalui tahap uji coba dan siap digunakan masyarakat," jelasnya.
Sementara itu, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron mengungkapkan, sanitasi dan air bersih menjadi salah satu fokus kegiatan tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL) Pertamina Group karena hal ini merupakan kebutuhan hidup dasar masyarakat. Upaya Pertamina ini sejalan dengan visi Asta Cita Pemerintah Prabowo ke-4, yakni memperkuat pembangunan SDM melalui penguatan pendidikan, sains, teknologi, dan kesehatan untuk mencapai Indonesia Emas 2045.
"Sejalan dengan kebutuhan hidup dasar ini, Pertamina berharap dapat mendukung kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia, sehingga memiliki kualitas hidup yang lebih baik. Dengan kualitas hidup yang baik, sumber daya manusia Indonesia bisa semakin unggul dan memperkuat keberlanjutan bangsa," jelas Baron.
Baron menegaskan melalui program ini, Pertamina Patra Niaga berharap dapat berkontribusi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di wilayah operasional perusahaan.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kampung Tambat, Samuel Heremba mengatakan sebelumnya 699 masyarakat Kampung Tambat sangat mengandalkan tampungan air hujan. Ada juga sumur manual namun kualitas airnya masih mengandung belerang sehingga kurang aman untuk digunakan.
"Adanya bantuan Sumur Air Bersih ini, bahkan sebelum peresmian pun sudah dimanfaatkan oleh warga karena sangat membantu. Kini masyarakat tidak lagi khawatir terhadap kandungan belerang dan kesulitan air saat musim kemarau, karena airnya sudah jauh lebih bersih dan ada juga penampungan yang cukup," ujar Samuel.
(rah/rah)
[Gambas:Video CNBC]

2 hours ago
3
















































