Dirjen Kekayaan Negara Lantik Ketua dan Anggota Dewan Direksi LPEI

1 day ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Rionald Silaban melantik Sukatmo Padmosukarso sebagai Ketua Dewan Direktur merangkap Direktur Eksekutif Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) pada Rabu (7/1/2026).

Selain Sukatmo, Rionald juga melantik Doddy Rahadi sebagai Anggota Dewan Direktur LPEI. Kegiatan yang mengambil tempat di kantor LPEI ini turut dihadiri oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan para Direktur Utama Special Mission Vehicle Kementerian Keuangan ini.

Pada pelantikan kali ini, Menteri Keuangan menegaskan pelantikan pejabat baru di lingkungan LPEI ini harus digunakan sebagai momentum untuk membenahi LPEI dari hulu sampai ke hilir.

"Selain itu, Menteri keuangan juga mengingatkan untuk reposisi mandat LPEI sebagai katalis transformasi ekspor nasional. "Dukungan LPEI harus strategis dan berdampak

untuk mempercepat akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional," ujar Purbaya dalam rilisnya, dikutip Rabu (8/1/2026).

Selain itu, Menteri Keuangan juga menekankan terkait arah pembiayaan LPEI agar difokuskan pada peningkatan nilai tambah di dalam negeri dan perluasan basis eksportir pada sektor-sektor prioritas khususnya di manufaktur, agroindustri, dan ekonomi hijau.

Ia pun menyoroti terkait keberanian kebijakan serta efektivitas dukungan institusional terhadap produk halal mulai dari makanan hingga kosmetik.

Selain terkait tugas dan fungsi dari LPEI itu sendiri, Purbaya menekankan pentingnya kepercayaan, tata kelola, dan pengelolaan risiko yang disiplin sebagai fondasi keberlanjutan LPEI.

Menutup sambutan, Menteri Keuangan menyampaikan selamat kepada Sukatmo Padmosukarso sebagai Ketua Dewan Direktur merangkap Direktur Eksekutif LPEI, dan kepada Doddy Rahadi sebagai Anggota Dewan Direktur.

Purbaya berharap kepemimpinan baru menghadirkan budaya integritas, akuntabilitas, dan profesionalisme di seluruh lini organisasi sehingga LPEI mampu menjadi akselerator pertumbuhan ekspor yang inklusif dan berkelanjutan.

(haa/haa)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |