Massa aksi solidaritas untuk Venezuela melakukan demonstrasi di depan Kedubes Amerika Serikat (AS), Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (6/1/2025). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Aksi demonstrasi tersebut dipicu oleh langkah agresi militer serta penangkapan terhadap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro oleh AS. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Pantauan di lokasi, puluhan pengunjuk rasa berkumpul untuk melayangkan protes keras terhadap langkah politik Presiden AS, Donald Trump. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Mereka membawa poster dan spanduk yang berisi kecaman terhadap kebijakan pemerintah AS. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Bendera kuning, biru, merah milik Venezuela juga terlihat berkibar dalam demonstrasi tersebut. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Agresi AS terhadap Venezuela adalah bukti yang kesekian kali dari brutalitas kebijakan Imperialisme AS yang menghancurkan sebuah negara, membunuh rakyat dan menjarah sumber dayanya. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Agresi AS ke Venezuela mengonfirmasi bahwa AS adalah induk dari terorisme itu sendiri, biang kekacauan di seluruh dunia. Jejaknya bisa kita lihat di Chile, Guatemala, Kongo, Libya, Irak, Suriah dan Palestina. AS telah membunuh lebih 20 juta rakyat di 37 negara di seluruh dunia pasca perang dunia kedua. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

1 day ago
8

















































