Daftar Bunga Deposito Terbaru Bank Mandiri, BRI dan BNI 12 Januari 2026

3 hours ago 2

Susi Setiawati,  CNBC Indonesia

12 January 2026 09:45

Jakarta, CNBC Indonesia - Di tengah kondisi pasar keuangan yang kerap bergejolak, deposito masih menjadi pilihan banyak masyarakat untuk menjaga dana tetap aman sekaligus menghasilkan imbal balik.

Produk perbankan ini sering dimanfaatkan sebagai tempat "parkir dana" karena menawarkan kepastian hasil tanpa harus menghadapi risiko naik-turun harga aset.

Karakter utama deposito terletak pada tingkat risikonya yang rendah. Dana nasabah terlindungi melalui skema penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sesuai ketentuan, sementara imbal hasilnya tidak bergantung pada dinamika pasar seperti saham, obligasi, maupun aset kripto. Hal ini membuat deposito cocok bagi investor yang mengutamakan stabilitas dibandingkan potensi keuntungan tinggi.

Selain aspek keamanan, daya tarik deposito juga berasal dari struktur bunganya. Tingkat bunga biasanya lebih menarik dibandingkan tabungan biasa dan sudah ditetapkan sejak awal penempatan.

Deposito bisa memilih jangka waktu mulai dari 1 bulan hingga 12 bulan atau lebih. Cocok untuk kebutuhan keuangan jangka pendek hingga menengah. Tingkat suku bunga deposito di bank umum sangat dipengaruhi oleh keputusan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI).

Dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 16-17 Desember 2025 lalu, Bank Indonesia (BI) memutuskan mempertahankan BI-Rate di level 4,75%. Sejalan dengan itu, suku bunga Deposit Facility tetap di 3,75% dan Lending Facility dipertahankan sebesar 5,5%.

Keputusan ini konsisten dengan upaya menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah di tengah masih tingginya ketidakpastian global dengan tetap memperkuat efektivitas transmisi pelonggaran kebijakan moneter dan makroprudensial yang telah ditempuh selama ini untuk menjaga stabilitas dan mendorong perekonomian nasional.

Ke depan, Bank Indonesia akan terus mencermati ruang penurunan suku bunga BI-Rate lebih lanjut dengan prakiraan inflasi 2026 yang terkendali dalam sasaran 2,5±1%, serta perlunya untuk turut mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.

Pelonggaran kebijakan makroprudensial diperkuat dengan meningkatkan efektivitas implementasi pemberian likuiditas kepada perbankan untuk mempercepat penurunan suku bunga dan meningkatkan pertumbuhan kredit/pembiayaan ke sektor riil, khususnya sektor-sektor prioritas Pemerintah.

Kebijakan sistem pembayaran tetap diarahkan untuk turut mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif melalui perluasan akseptasi pembayaran digital, penguatan struktur industri sistem pembayaran, dan peningkatan daya tahan infrastruktur sistem pembayaran.

Adapun catatan CNBC Indonesia Research, tingkat suku bunga deposito bank besar BUMN periode Januari 2026 sebagai berikut:

Bank Mandiri

PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) tercatat belum melakukan perubahan suku bunga deposito sejak 15 Juli 2025. Bank ini menawarkan suku bunga deposito rupiah di kisaran 2,25% hingga 2,50% per tahun.

Suku bunga tertinggi berlaku untuk tenor 6, 12, dan 24 bulan, sementara tenor 1 dan 3 bulan dikenakan suku bunga terendah untuk seluruh tier simpanan. Pembukaan deposito dapat dilakukan mulai dari Rp1 juta melalui aplikasi Livin' by Mandiri, sedangkan pembukaan di kantor cabang mensyaratkan setoran minimal Rp10 juta.

Bank Rakyat Indonesia (BRI)

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menawarkan suku bunga deposito rupiah pada rentang 2,50% hingga 3,00% per tahun. Suku bunga tertinggi ditetapkan untuk tenor 1 dan 3 bulan, diikuti tenor 6 bulan sebesar 2,75%, serta tenor 12 dan 24 bulan sebesar 2,50%.

Setoran awal deposito melalui unit kerja BRI dimulai dari Rp10 juta, sementara melalui layanan internet banking dapat dibuka dengan dana mulai Rp1 juta hingga maksimal Rp100 juta.

Bank Negara Indonesia (BNI)

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) juga tercatat belum mengubah suku bunga deposito sejak terakhir diperbarui pada 5 November 2025. BNI menawarkan suku bunga deposito di kisaran 2,25% hingga 2,75% per tahun. Suku bunga terendah 2,25% berlaku untuk tenor 1 bulan, diikuti tenor 3 bulan sebesar 2,50%, dan tenor 6 bulan sebesar 2,75%. Untuk tenor 12 dan 24 bulan, BNI menetapkan suku bunga 2,50% per tahun untuk seluruh nominal simpanan. Adapun setoran awal deposito di BNI relatif terjangkau, yakni mulai dari Rp5 juta. Berikut rinciannya :

Sanggahan : Artikel ini adalah produk jurnalistik berupa pandangan CNBC Indonesia Research. Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

CNBC INDONESIA RESEARCH

[email protected]

(saw/saw)

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |