Jakarta, CNBC Indonesia - Para buruh berasal dari Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan Jawa Timur kembali menggelar aksi demo di kawasan Patung Kuda tepatnya di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat pada Rabu (28/1/2026).
Berdasarkan pantauan CNBC Indonesia pada pukul 13:00 WIB, para buruh masih memadati Jalan Medan Merdeka Selatan tepat di depan gedung BSI.
Para buruh pun melakukan aksi menyanyi bersama, kemudian berputar mengelilingi mobil komando sembari menunggu giluran perwakilan pemimpin buruh daerah melakukan orasi.
Hingga pukul 13:00 WIB, jumlah buruh diperkirakan mencapai ratusan, yang tersebar dari Jakarta, Tangerang, Bekasi, dan Mojokerto Jawa Timur. Adapun buruh dari Jawa Timur yang datang ke aksi demo di Jakarta hari ini merupakan buruh dari PT Pabrik Kertas Indonesia (Pakerin) yanh operasionalnya saat ini dibekukan dan membuat parah buruh terancam PHK.
Dalam demo hari ini, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal membawa tiga tuntutan, di mana yang utama yakni masih terkait penetapan upah minimum di Jakarta dan Jawa Barat pada 2026.
Foto: Para buruh berasal dari Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan Jawa Timur kembali menggelar aksi demo di kawasan Patung Kuda tepatnya di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat pada Rabu (28/1/2026). (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)
Para buruh berasal dari Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan Jawa Timur kembali menggelar aksi demo di kawasan Patung Kuda tepatnya di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat pada Rabu (28/1/2026). (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)
"KSPI dan Partai Buruh kembali melakukan aksi untuk menuntut 3 hal, pertama merevisi upah minimum Jakarta pada 2026, kedua meminta upah minimum sektoral kabupaten/kota di Jawa Barat dikembalikan, dan ketiga meminta pemerintah pusat turun tangan menyelamatkan 2.500 buruh PT Pakerin dari PHK," kata Said Iqbal dalam konferensi persnya, Rabu (28/1/2026).
Said Iqbal pun meminta kepada Presiden Prabowo Subianto untuk turun tangan menangani masalah ini, yang membuat para buruh terus melakukan aksi demo.
"Kami meminta kepada Presiden Prabowo untuk turun tangan mengambil langkah-langkah mendesak terkait masalah 3 hal ini," lanjut Said Iqbal.
Ia pun akan mengancam akan melakukan aksi menginap jika tuntutan mereka tidak dipenuhi oleh Presiden Prabowo.
"Kami minta dengan hormat kepada Presiden Prabowo, buruh akan menginap, kalau perlu buka tenda di depan Istana Negara, jika tuntutan kami tidak dipenuhi," jelasnya.
(chd/wur)
[Gambas:Video CNBC]

2 hours ago
4
















































