Bursa Saham Kompak Ambrol, Ini Update Terkini Perang AS-Israel Vs Iran

2 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Perang terbuka antara Amerika Serikat (AS) dan Iran memasuki hari-hari paling mematikan sekaligus paling mengguncang pasar global.

Dalam 24 jam pertama operasi militernya pada Sabtu lalu, militer AS mengeklaim jumlah serangan yang dilancarkan hampir dua kali lipat dibandingkan operasi "shock-and-awe" terhadap Irak pada 2003. Hingga kini, hampir 2.000 target disebut telah dihantam di seluruh wilayah Iran.

Dilansir The Guardian, Rabu (4/3/2026),Komandan Komando Pusat militer AS, Laksamana Brad Cooper, mengatakan Washington juga sedang menenggelamkan "seluruh angkatan laut Iran" dan mengeklaim telah menghancurkan 17 kapal Iran.

Di tengah eskalasi itu, Presiden AS Donald Trump menyatakan Angkatan Laut AS dapat mulai mengawal kapal tanker minyak yang melintasi Selat Hormuz jika diperlukan. Pernyataan tersebut disampaikan Selasa waktu setempat dan menjadi salah satu langkah paling agresif pemerintahannya untuk menahan lonjakan harga energi global akibat perang.

Adapun harga minyak dan gas dunia melonjak tajam setelah konflik menghentikan ekspor energi dari Timur Tengah. Iran dilaporkan menyerang kapal-kapal dan fasilitas energi, menutup jalur pelayaran di Teluk dan memaksa penghentian produksi mulai dari Qatar hingga Irak.

Gejolak tersebut segera terasa di pasar keuangan global. Di Seoul, indeks Kospi, yang sudah anjlok 7,2% pada Selasa, sempat merosot lebih dari 12% dan menuju hari terburuknya dalam beberapa dekade.

Bursa Korea (Korea Exchange) bahkan sempat menghentikan sementara perdagangan indeks Kospi setelah penurunan tajam tersebut. Mekanisme circuit breaker juga diaktifkan pada indeks Kosdaq yang turut anjlok sekitar 13%.

Di Tokyo, indeks Nikkei 225 kembali merosot pada Rabu pagi dan turun sekitar 3,9% pada awal perdagangan, sementara Topix melemah hampir 4%. Di Australia, indeks S&P/ASX 200 turun lebih dari 2%.

Indeks Hang Seng Hong Kong juga terkoreksi sekitar 2,7%, sementara indeks CSI 300 di China daratan melemah sekitar 1,6%.

Adapun IHSG pada perdagangan sesi pertama anjlok 4,32%. Seluruh sektor berada di zona merah dengan beberapa saham emiten energi yang masih bertahan di zona hijau.

Sementara itu, Wall Street diperkirakan hanya dibuka sedikit lebih rendah di New York berdasarkan data praperdagangan.

Ketegangan Memuncak

Israel pada Rabu dini hari menyatakan telah meluncurkan "gelombang luas" serangan ke Iran yang menargetkan lokasi peluncuran rudal, sistem pertahanan, serta infrastruktur tambahan Iran.

Di front diplomatik, Trump juga memperluas ketegangan dengan sekutu-sekutu Barat. Ia mengancam akan memutus seluruh hubungan dagang dengan Spanyol setelah Madrid menolak mengizinkan militer AS menggunakan pangkalannya untuk misi terkait serangan terhadap Iran.

Trump juga meluapkan ketidaksenangannya terhadap Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, yang tidak ikut serta dalam serangan ke Iran meskipun mengizinkan penggunaan pangkalan Inggris oleh pasukan AS. "Ini bukan Winston Churchill yang sedang kita hadapi," kata Trump, merujuk pada Starmer.

Sementara itu, dampak perang terus meluas di kawasan. Kementerian Kesehatan Lebanon pada Rabu menyatakan bahwa serangan Israel terhadap dua kota di selatan Beirut menewaskan enam orang dan melukai delapan lainnya.

Aramoun dan Saadiyat berada di luar basis tradisional Hizbullah. Perserikatan Bangsa-Bangsa melaporkan sedikitnya 30.000 orang telah mengungsi di Lebanon akibat gelombang serangan udara Israel yang intensif.

Di sisi lain, Departemen Pertahanan AS pada Selasa mengidentifikasi empat dari enam tentara Amerika yang tewas pada Minggu dalam serangan drone terhadap pangkalan AS di Kuwait. Trump mengatakan kemungkinan akan ada lebih banyak personel militer yang gugur sebelum perang ini berakhir.

Presiden AS itu juga mengeklaim Iran sebenarnya berencana menyerang lebih dulu sebelum Washington bertindak, sekaligus merevisi pernyataan sebelumnya dari Menteri Luar Negeri Marco Rubio yang menyebut Israel memicu perang.

"Saya pikir mereka akan menyerang duluan, dan saya tidak ingin itu terjadi. Jadi, jika ada, saya mungkin telah memaksa Israel untuk bertindak," ujar Trump.

Korban jiwa pun terus bertambah di kedua sisi. Perhimpunan Bulan Sabit Merah Iran menyatakan sedikitnya 787 orang telah tewas sejak konflik dimulai. Peristiwa dengan korban massal terburuk sejauh ini adalah serangan langsung terhadap sebuah sekolah dasar khusus perempuan di Minab pada Sabtu, yang menewaskan hingga 168 orang.

Iran sendiri terus menembakkan puluhan rudal balistik ke Israel, meski sebagian besar berhasil dicegat sistem pertahanan udara. Sejauh ini, 11 orang di Israel dilaporkan tewas sejak konflik pecah.

Krisis ini juga memicu pergerakan militer negara-negara Eropa. Presiden Prancis Emmanuel Macron memerintahkan kapal induk bertenaga nuklir Charles de Gaulle untuk berpindah dari Laut Baltik ke Laut Mediterania guna membantu melindungi aset sekutu. Kapal induk tersebut akan dikawal fregat dan sayap udaranya.

(luc/luc)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |