BI Bakal Gencar Lagi Terbitkan SRBI, Ini Alasannya

3 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan rencana untuk kembali memperbanyak penerbitan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Hal ini dimaksudkan untuk menarik aliran dana asing masuk Indonesia dan ketahanan rupiah.

‎"Kemudian dari SRBI, juga tadi disampaikan, SRBI dilakukan beberapa penyempurnaan gitu ya, sehingga diharapkan ada juga capital inflow yang masuk di pasar surat berharga Indonesia. Terutama juga bisa disupport oleh SRBI," Direktur Eksekutif Informasi Bank Indonesia Ramdan Denny Prakoso saat berjumpa awak media di Gedung DPR RI, Jakarta pada Rabu (8/4/2026).

‎Rencana penerbitan SRBI tersebut juga dikatakan Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan kebutuhan SRBI untuk menjaga kestabilan nilai tukar rupiah.

‎"Oleh karena itu, kenapa sekarang untuk 2026 ini untuk SRBI mulai akan naik ini agar kami harus juga balance keperluan stabilkan nilai tukar rupiah, intervensi, dan bagaimana outflow tidak terlalu buruk," kata Perry saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR, Jakarta, Rabu (8/4/2026).

‎Namun, Gubernur BI belum membeberkan target volume tambahan penerbitan SRBI.hingga tahun ini. Rencana ini juga akan membalikkan arah kebijakan SRBI yang justru makin dilonggarkan pada 2025.

‎Pada tahun lalu, Perry mengatakan, BI terus menurunkan volume penerbitan SRBI dengan besaran Rp 192,64 triliun dari Rp 923,53 triliun pada 31 Desember 2024 menjadi Rp 730,89 triliun pada 31 Desember 2025. Tujuannya untuk memacu bank untuk menyalurkan kredit karena likuiditas melimpah dengan penurunan SRBI itu.

‎Lalu, pada Januari 2026 mulai ada peningkatan penerbitan SRBI dengan nilai mencapai Rp 755 triliun. Berlanjut pada Februari 2026 menjadi Rp 837 triliun, dan per 30 Maret 2026 di posisi Rp 831 triliun.

(ras/mij) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |