Beut Kitab Bak Sikula Investasi Masa Depan Generasi Muda

7 hours ago 3
AcehPendidikan

23 Maret 202623 Maret 2026

Beut Kitab Bak Sikula Investasi Masa Depan Generasi Muda Kepala Dinas Syariat Islam (DSI) Kabupaten Aceh Besar, Rusdi S.Sos, M.Si. (Waspada.id/Ist)

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

KOTA JANTHO (Waspada.id): Kepala Dinas Syariat Islam (DSI) Kabupaten Aceh Besar, Rusdi S.Sos, M.Si, menegaskan bahwa program Beut Kitab Bak Sikula yang digagas oleh Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris (Syech Muharram) bersama Wakil Bupati Drs. H. Syukri A. Jalil merupakan strategis investasi masa depan bagi generasi muda.

Program Beut Kitab Bak Sikula (BKBS) adalah inisiatif Pemerintah Kabupaten Aceh Besar yang diluncurkan pada 10 Maret 2026 untuk mengimplementasikan pendidikan agama Islam, terutama membaca kitab kuning, di SD dan SMP. Program ini bertujuan memperkuat fondasi moral dan karakter siswa melalui literasi keislaman tradisional di lingkungan sekolah.

Menurut Rusdi, program tersebut tidak hanya bertujuan memperkuat pemahaman keagamaan di kalangan pelajar, tetapi juga membentuk karakter dan akhlak generasi sejak dini melalui pembelajaran kitab-kitab klasik di lingkungan sekolah.

“Program Beut Kitab Bak Sikula ini adalah investasi jangka panjang. Kita ingin melahirkan generasi Aceh Besar yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam pemahaman agama dan berakhlak mulia,” ujar Rusdi, di Aceh Besar, Senin (23/3/2026).

Ia menjelaskan, penerapan program tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar dalam memperkuat implementasi syariat Islam, khususnya di sektor pendidikan. Dengan memasukkan kegiatan beut kitab ke dalam aktivitas sekolah, diharapkan para siswa memiliki bekal ilmu agama yang lebih mendalam.

“Melalui program ini, kita berharap para siswa dapat memahami nilai-nilai Islam secara komprehensif dan mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Rusdi juga menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif Bupati dan Wakil Bupati Aceh Besar yang dinilai memiliki visi kuat dalam membangun sumber daya manusia berbasis nilai-nilai keislaman. “Ini adalah langkah nyata dari pimpinan daerah dalam membangun generasi yang unggul dan berdaya saing, namun tetap berlandaskan syariat Islam,” ungkapnya.

Ia menyatakan, pihaknya akan terus melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan program tersebut di sekolah-sekolah, agar berjalan efektif dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan.

“DSI Aceh Besar siap mendukung penuh dan memastikan program ini berjalan optimal di seluruh satuan pendidikan,” tambah Rusdi. (id67)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |