Wakil Bupati Abdya Zaman Akli, menyerahkan secara simbolis rumah layak huni bantuan Baitul Mal Abdya, kepada salah seorang mustahik di Desa Ladang Neubok, Kecamatan Jeumpa, Minggu (15/2).Waspada.id/Syafrizal
Ukuran Font
Kecil Besar
14px
BLANGPIDIE (Waspada.id): Wakil Bupati Aceh Barat Daya, Zaman Akli, menyerahkan secara simbolis 25 unit rumah layak huni, yang dibangun Baitul Mal Abdya dari dana infak tahun 2025.
Program tersebut menyasar warga miskin dan dhuafa melalui skema pembangunan baru dan rehabilitasi rumah tidak layak huni. Penyerahan berlangsung di Desa Ladang Neubok, Kecamatan Jeumpa, Minggu (15/2) sore, dengan salah satu penerima manfaat, Agusni.
Penyerahan yang berlangsung sederhana namun sarat haru tersebut , turut dihadiri Ketua Baitul Mal Abdya Tgk Syamsul Qamar bersama anggota, Dewan Pengawas, Plt Kepala Sekretariat, Kepala Dinas Sosial Abdya, unsur Prokopim, Kades setempat, serta para mustahik penerima bantuan.
Ketua Baitul Mal Abdya Tgk Syamsul Qamar menyampaikan, sepanjang 2025 pihaknya telah merealisasikan pembangunan 25 unit rumah, yang tersebar di sembilan kecamatan, terdiri atas 11 unit bangun baru dan 14 unit rehabilitasi.
Anggaran program tersebut bersumber dari dana infak PNS, pengusaha, serta para munfik lainnya, baik dari dalam maupun luar daerah. Ia mengajak para penerima manfaat untuk mendoakan para muzaki dan munfik, yang telah menyalurkan hartanya melalui Baitul Mal.
“Semoga para dermawan senantiasa diberi kesehatan dan kelapangan rezeki,” ujarnya.
Sementara Wakil Bupati Zaman Akli menegaskan, program rumah layak huni merupakan bagian dari komitmen Pemkab Abdya di bawah kepemimpinan Bupati Safaruddin, dalam menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. “Rumah ini sudah bisa ditempati. Manfaatkan dengan sebaik-baiknya dan syukuri nikmat yang diberikan Allah melalui para muzaki,” katanya.

Ia mengakui, dari banyaknya permohonan yang masuk, hanya 25 unit yang dapat direalisasikan tahun lalu, karena keterbatasan dana. Pemerintah daerah katanya, akan terus berupaya memperluas cakupan bantuan dalam lima tahun ke depan, agar semakin sedikit warga miskin yang tinggal di rumah tidak layak huni.
Zaman Akli juga menjelaskan bahwa setiap calon penerima harus mengajukan permohonan dan melalui proses verifikasi lapangan, guna memastikan bantuan tepat sasaran.
Salah seorang penerima, Jamaluddin, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya setelah beberapa kali mengajukan proposal. “Alhamdulillah, kami sangat bahagia. Terima kasih kepada pemerintah dan para muzaki,” ujarnya.
Program tersebut diharapkan menjadi instrumen nyata penguatan solidaritas sosial, sekaligus wujud kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat, dalam menghadirkan hunian yang lebih layak bagi warga kurang mampu di Abdya.(id82)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.





















































