LUBUKPAKAM (Waspada.id): Bupati Deliserdang dr. H.Asri Ludin Tambunan tinjau Pasar Bakaran Batu yang baru direlokasikan dari Pasar Delimas Lubukpakam, Sabtu (24/1/26).
Sebelum peninjauan, Bupati Asri Ludin Tambunan terlebih meresmikan bank sampah. Di bank sampah tersebut akan menampung sampah yang dibawa warga dan dibayar. Bahkan, pihak Dinas Perindag juga menyiapkan buku tabungan sampah.
“Bagus ini, sampah dibayar dan ada buku tabungan sampah,” ujar Bupati.
Dari bank sampah, Asri Ludin Tambunan langsung menuju los para pedagang. Ia juga menyampaikan komitmennya untuk menuntaskan penataan dan renovasi Pasar Bakaran Batu, tahun ini juga.
Pada kesempatan itu, Bupati Asri Ludin Tambunan juga menanyakan kondisi pedagang yang baru direlokasi dari Pasar Deli Mas Lubukpakam.
Sejumlah pedagang menyampaikan beberapa keluhan terkait samping los yang terpapar matahari langsung, dan meja pedagang baru yang menutup jalan bagi konsumen dari los sebelahnya.
“Pak, los dagangan kami kan kerap terterpa panas. Mohon lah disamping los dibuat kan kanopi agar tidak terlalu panas. Sehingga kami bisa lebih nyaman. Kemudian pedagang baru yang dibuatkan meja di samping supaya ditata, agar tidak menutup jalan bagi konsumen kami,” kata sejumlah pedagang.
Bupati Deliserdang dr. H. Asri Ludin Tambunan menyerahkan buku tabungan bank sampah di Pasar Bakaran Batu Lubukpakam, Sabtu (24/1/26). Waspada.id/syahrilMenanggapi hal itu, Asri Ludin Tambunan langsung memerintahkan Kadis Ciptakarya dan Tataruang, Rachmadsyah,ST untuk membuat kanopi. Kemudian Kadis Perindustrian dan Perdagangan (Perindag), Hesron Tonggoraja Girsang, AP, MSi untuk menata para pedagang.
“Nanti usulan kanopi akan kita buatkan. Tapi perlu diketahui, proses penataan pasar tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa, karena harus mengikuti aturan yang berlaku. Semua ada solusinya, tapi tidak bisa dipaksa. Harus mengikuti peraturan dan dievaluasi secara bertahap,” tegas Asri Ludin Tambunan.
Dihadapan para pedagang, Asri Ludin Tambunan juga mengalogikan perpindahan pasar ibarat pindah rumah. Sebab, rumah yang akan dipindahkan pasti perlu penataan letak barang, maupun perbaikan.
“Begitu jugalah pasar ini. Karena bapak-ibu baru direlokasi, tentu harus ada penataan dan perbaikan. Pertama-tama pindah pastilah ada penataan disana-sini. Itu sebabnya saya turun guna melihat dan mendengar langsung apa yang menjadi kendala,” sebut Asri Ludin Tambunan.
Dijelaskannya, penataan Pasar Bakaran Batu juga fokus perbaikan sarana dan prasarana. Seperti perbaikan plafon gedung utama, pemasangan kipas angin dan lainnya. Tujuannya agar para pedagang lebih layak dan nyaman.
“Saya ingin menjadikan Pasar Bakaran Batu ini menjadi Pusat Pasar di Kecamatan Lubukpakam,” paparnya.
Bupati Asri Ludin Tambunan juga memerintahkan Kadis Pertanian, Elinasari Nasution agar para pedagang sayuran, cabai dan bawang dihubungkan langsung dengan petani, sehingga tidak melalui pihak ketiga.
“Kalau pedagang bisa terhubung langsung dengan petani, sudah tentu harga bisa lebih murah. Kebijakan ini bertujuan memotong rantai distribusi, menekan biaya, serta menciptakan sistem perdagangan yang lebih adil dan mensejahterakan pedagang,” tutur Asri Ludin.
Di tengah para pedagang, Bupati Asri Ludin Tambunan kembali menegaskan, tidak boleh ada pungutan liar (pungli) di lingkungan pasar.
Ia juga merasa terkejut karena mendapat laporan dari warga bahwa ada pengutipan parkir kenderaan di pasar tersebut. Bahkan, ia sampai menanyakan hal itu kepada Kepala Desa Bakaran Batu tentang kutipan parkir kenderaan, khusus roda dua. Tapi saat itu Kepala Desa Bakaran Batu, M.Irwan Tanjung mengaku tidak tahu siapa yang mengutip parkir.
Namun, saat Asri Ludin Tambunan ingin menuju salah satu gedung utama, ia melihat ada seorang pria memakai id card parkir dari Dishub Deliserdang. Melihat itu, ia langsung melepas id card parkir yang terkalung di leher pria tersebut.
“Dari mana kamu mendapat bad (id card) ini? kata Bupati. “Dari Perhubungan Pak,” jawab pria itu.
Dengan nada tegas, Asri Ludin Tambunan memanggil petugas dan Kadis Perhubungan.
Bupati Deliserdang dr. H. Asri Ludin Tambunan mendengarkan aspirasi pedagang Pasar Bakaran Batu Lubukpakam, Sabtu (24/1/26). Waspada.id/rinaldi“Saya sudah tegaskan tidak ada kutipan apa pun di pasar, termasuk parkir. Mulai hari ini, tidak boleh ada lagi kutipan parkir di pasar ini,” ungkap Bupati, seraya mengoyak id card parkir tersebut.
Terkait kondisi lantai keramik dan plafon di lantai dua Pasar Bakaran Batu, Bupati Asri Ludin Tambunan Kadis Ciptakarya dan Tataruang agar segera dilakukan renovasi, termasuk menambah jaringan air.
“Saya ingin bagaimana para pedagang dan pengunjung pasar ini merasa nyaman. Kalau para pedagang sudah nyaman, pengunjung juga akan nyaman,” ungkap Asri Ludin Tambunan yang disambut tepuk tangan dari para pedagang, seraya menyebutkan ” Hidup Pak Bupati !”.
Selain itu, tambahnya, fasilitas umum juga menjadi perhatian serius, seperti toilet dan mushalla yang diminta untuk segera dibaguskan agar lebih layak dan nyaman digunakan.
Peninjauan tersebut turut dihadiri Asisten I Setdakab Deliserdang, Drs. Hendra Wijaya, Kadis Perindustrian dan Perdagangan (Disperendag), Hesron Tonggoraja Girsang AP. M.SI, sejumlam Organisasi Perangkat Daerah( OPD), dan pejabat lainya.(id.28/syahril)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.




















































