Anggaran Infrastruktur Cair Rp3,7 T Januari 2026, Ini Daftar Proyeknya

3 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Keuangan di bawah kepemimpinan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah mencairkan anggaran infrastruktur senilai Rp 3,7 triliun sepanjang Januari 2026.

Nilai itu setara 0,9% dari pagu yang disiapkan dalam APBN 2026 sebesar Rp 434,8 triliun.

"Tentu infrastruktur ini adalah untuk berbagai macam sektor, fokus utama sektor-sektornya adalah untuk mendukung swasembada pangan, energi, air, serta konektivitas," kata Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara saat konferensi pers realisasi APBN di kantornya, Jakarta, dikutip Selasa (24/2/2026).

Pencairan anggaran infrastruktur terbesar pada Januari 2026 ialah untuk proyek konektivitas senilai Rp 1,5 triliun.

Terdiri dari pembangunan dan preservasi jalan sebesar Rp 571,8 miliar setara pembangunan 4,3% untuk target 50,5 ribu kilometer, pembangunan dan preservasi jembatan Rp 34,4 miliar setara 4,2% dari target 587,5 meter, dan pembangunan jalan tol Rp 784,3 miliar dengan progres pembangunan 15% dari target 27 kilometer.

Kedua terbesar ialah untuk proyek perumahan dan fasilitas umum alias fasum senilai Rp 900 miliar.

Di antaranya untuk pembangunan Sekolah Unggul Garuda senilai Rp 217,9 miliar, SPAM Rp 9,9 miliar setara 3% dari target 833 liter per detik, hingga revitalisasi sekolah (PAUD/SD/SMP/SMA dan Sederajat) Rp 29,3 miliar dengan progres 0,1% dari target 11.733 sekolah.

Selanjutnya, yang ketiga ialah proyek ketahanan energi dengan nilai yang telah dicairkan Rp 700 miliar.

Anggaran ini untuk proyek pipa transmisi gasm bumi ruas Cirebon-Semarang senilai Rp 216,8 miliar, dan infrastruktur jaringan jas bumi untuk rumah tangga Rp 441,1 miliar.

Terakhir, ialah untuk ketahanan pangan Rp 500 miliar. Digunakan untuk proyek bendungan Rp 354,4 miliar setara 25$ dari target pembangunan 15 unit, jaringan irigas Rp 69,4 miliar untuk 2,2% dari target 212 ribu ha, operasi pemeliharaan sarpras SDA Rp 100 juta, serta cetak sawah dan optimasi lahan Rp 100 juta.

"Kalau salah satu kementerian yang cukup tinggi belanjanya adalah Kementerian Pekerjaan Umum yang untuk membangun konektivitas ini, pembangunan dan preservasi jalan, jembatan, serta jalan tol," tegas Suahasil.

(arj/haa)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |