Jakarta, CNBC Indonesia - Sejumlah update terkini terjadi di perang yang sedang berkecamuk di Timur Tengah. Sebelumnya perang pecah usai Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan serangan ke Teheran, 28 Februari, dan menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Khamenei, dan kemudian dibalas dengan serangan balik termasuk ke sejumlah pangkalan militer Amerika di negara Arab.
Lalu apa saja updatenya di hari ke-10 perang kemarin hingga Selasa (10/3/2026) pagi ini? Berikut rangkuman CNBC Indonesia:
1.Erdogan Peringatkan Iran
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan tiba-tiba memperingatkan Iran. Ia meminta Teheran tidak mengambil "langkah-langkah provokatif".
Ini terjadi setelah sistem pertahanan NATO mencegat rudal balistik yang menuju Turki yang diluncurkan dari Iran. Hal tersebut merupakan kedua kalinya terjadi.
"Peringatan tulus kami, langkah-langkah yang sangat salah dan provokatif terus dilakukan yang akan membahayakan persahabatan Turki. Kita tidak boleh terlibat dalam perilaku seperti itu," kata Erdogan, dimuat AFP.
"Kegigihan dan keras kepala dalam melakukan kesalahan harus dihindari," tambahnya.
2.NATO Cegat Rudal dari Iran ke Turki
Sistem pertahanan NATO kembali menembak jatuh rudal dari Iran yang menuju ke wilayah udara Turki, Senin. Kementerian Pertahanan Turki mengkonfirmasi hal ini seraya menyebutnya insiden kedua dalam lima hari.
"Sebuah amunisi balistik yang diluncurkan dari Iran dan memasuki wilayah udara Turki dinetralisir oleh aset pertahanan udara dan rudal NATO di Mediterania timur," kata pernyataan itu.
Pangkalan udara Incirlik adalah fasilitas NATO penting yang telah digunakan oleh pasukan AS selama beberapa dekade dan terletak hanya 10 kilometer di luar Adana. Dilaporkan bagaimana beberapa pecahan senjata jatuh di lahan terbuka di daerah Gaziantep, sekitar 200 kilometer (120 mil) sebelah timur Adana, meski tidak menyebabkan korban luka.
3.Putin Telepon Trump
Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ia telah melakukan percakapan via telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Dilaporkan bagaimana keduanya melakukan percakapan telepon selama satu jam, membahas Iran dan Ukraina.
"Penekanan diberikan pada situasi seputar konflik dengan Iran dan negosiasi bilateral yang sedang berlangsung dengan perwakilan Amerika Serikat untuk menyelesaikan masalah Ukraina," kata penasihat diplomatik Putin, Yuri Ushakov, muat kantor berita Rusia.
Ushakov mengatakan Putin menyerukan penyelesaian politik dan diplomatik yang cepat untuk perang AS-Israel melawan Iran, yang menjadi sekutu utama Rusia. Pemimpin Rusia itu juga memberikan Trump gambaran situasi terkini di Ukraina, di mana pasukan Rusia maju dengan "sangat sukses".
"Percakapan itu serius dan konstruktif," tambahnya.
4.Serangan di Arab Masih Terjadi
Serangan di Arab masih terjadi. Di Bahrain, Selasa pagi, serangan dari Iran menghantam pemukiman di ibu kota Manama, dan menewaskan satu orang.
"Laporan awal menunjukkan satu orang tewas dan beberapa lainnya luka-luka dalam serangan Iran yang terang-terangan menargetkan sebuah bangunan tempat tinggal di ibu kota," kata kementerian tersebut, ditulis AFP.
Di Uni Emirat Arab (UEA), konsulat jenderalnya di Kurdistan Irak menjadi sasaran serangan drone, Selasa pagi. Ini menyebabkan kerusakan tetapi tidak ada korban jiwa.
5.Serangan ke Industri Minyak
Serangan balasan Iran juga dilaporkan menghantam instalasi energi di Teluk. Ini termasuk Komplek minyak, fasilitas Al-Ma'ameer di Bahrain, milik Bapco.
Hal tersebut menyebabkan perusahaannya menyatakan kondisi darurat (force majure). Diketahui, harga minyak juga telah melambung di atas US$100 karena situasi ini Senin kemarin.
6.AS Serang 5.000 Target di Iran
AS menyerang lebih dari 5.000 target selama 10 hari pertama perang Iran. Hal ini diutarakan militer AS, US Central Command (CENTCOM) pada hari Senin.
Di antara target tersebut terdapat lebih dari 50 kapal Iran, yang bertanggung jawab atas pasukan Amerika di wilayah tersebut. Target lainnya termasuk sistem pertahanan udara, lokasi rudal balistik, manufaktur rudal dan drone, dan komunikasi militer.
7.Ledakan Dahsyat Hantam Iran
Ledakan dahsyat disebut mengguncang ibu kota Iran teheran, setelah tengah malam, atau Selasa dini hari waktu setempat. Ledakan terjadi persisi setelah suara jet tempur terdengar, sebagaimana dilaporkan wartawan AFP.
Beberapa jurnalis yang tersebar di seluruh kota melaporkan ledakan tersebut, yang terasa hingga beberapa kilometer jauhnya. Mereka juga melaporkan beberapa ledakan di timur kota tak lama kemudian.
Belum jelas apa yang terkena dampaknya. Namun, tidak lama setelah ledakan, militer Israel mengumumkan bahwa "untuk kedua kalinya hari ini" mereka telah melancarkan "gelombang serangan besar-besaran" di Teheran.
Halaman 2>>> Selat Hormuz sampai G-7
Addsource on Google

5 hours ago
1















































