Jakarta, CNBC Indonesia- Di tengah ketegangan geopolitik Timur Tengah yang masih berlanjut, perdagangan di bursa berjangka disebut Direktur Utama Nano Megang Futures, Nur Vitriani justru semakin bergeliat.
Di Awal tahun 2026, investor cenderung berburu safe haven seperti emas dan di bulan Mei terjadi peningkatan 40% dimana hal ini sejalan dengan makin berani investor masuk ke aset dengan risiko yang masih bisa dikelola seperti US Stock yang terkait Kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI)
Seperti apa arah investasi bursa berjangka saat perang berlanjut? Selengkapnya simak Andi Shalini dengan Direktur Utama Nano Megang Futures, Nur Vitriani dalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Rabu, 20/05/2026)
Add
source on Google

10 hours ago
6

















































