Tekan Harga Plastik, RI Impor Bahan Baku dari India, Amerika dan Afrika

7 hours ago 5

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Perdagangan Budi Santoso mengungkapkan, impor bahan baku plastik nafta akan mulai datang ke Indonesia pada bulan ini, dari negara-negara produsen alternatif, India, Amerika, dan Afrika.

Bahan baku impor alternatif itu didatangkan untuk menstabilkan harga plastik di dalam negeri yang harganya meroket akibat pasokan bahan baku dari Timur Tengah terganggung perang Amerika Serikat dan Israel dengan Iran.

"Ya sudah mulai diproses, yang dari tiga negara tadi sudah proses. Cuma kan ya perlu waktu kan, jadi sekarang masih proses dengan stok yang ada," kata Budi di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (13/4/2026).

Meski sudah dapat komitmen impor dari produsen, Budi menekankan, masuknya barang-barang utama untuk mengolah bijih plastik itu akan memerlukan waktu yang ia tak bisa pastikan. Termasuk besaran plastik impor yang akan masuk.

"Memang sudah dapat. Cuma kan mungkin jumlahnya, atau waktu, perlu waktu juga kan. Karena kan berpindah dan sekarang kondisi perang kan mungkin pengapalan juga agak lambat," tegasnya.

Budi menegaskan, harga plastik di dalam negeri yang naik sebetulnya tidak hanya terjadi di Indonesia, melainkan seluruh dunia. Apalagi, plastik itu sendiri kini sudah menjadi barang yang mengalami krisis pasokan bahan baku di berbagai negara.

"Produsen plastiknya di beberapa negara seperti Taiwan, Korea Selatan, Thailand, Vietnam, Singapura itu kan banyak yang force majeure. Jadi memang ini krisis global terkait dengan keterbatasan bahan baku tadi Itu ya," ucap Budi Santoso.

Dengan adanya impor nafta dari negara-negara alternatif, Budi percaya diri harga plastik di dalam negeri akan mengalami normalisasi dari yang selama ini naik.

"Ya secepatnya (bisa turun). ya makanya itu tadi ya kita harus cepat juga melakukan solusinya melalui negara lain yang bisa supply. Jadi ini kan memang krisis global, artinya memang selama ini kan supplier kita kan kebanyakan dari Timur Tengah," tuturnya.

(arj/haa) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |