Tata Kelola Jadi Kunci RI Bisa Kejar Target Lifting Minyak Bumi

2 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Laode Sulaeman buka-bukaan soal keberhasilan pemerintah dalam mencapai target lifting minyak bumi dalam sembilan tahun terakhir. Salah satunya lewat penguatan tata kelola.

"Ini menarik. inti utamanya adalah strong leadership pak menteri ESDM. Saya jelaskan pertama adalah penguatan tata kelola. Saat ini saya di migas ada pertamina kita komunikasi koordinasi jangan sampai ada terlambat dan tidak berjalan," ujarnya dalam diskusi Energy Outlook 2026 di Auditorium Bank Mega, Kamis, (5/2/2026).

Kedua, ia mengatakan dalam penguatan tersebut optimalisasi lap eksisting terus dilakukan. Yakni lewat optimalisasi menggunakan teknologi.

Selain itu, pemerintah juga terus memperkuat pengawasan untuk menjaga setiap persoalan yang ada di lapangan.

"Ketiga kita lakukan pengawasan termasuk bagaimana permasalahan yang sifatnya troubleshooting. Misal pipa terputus yang menurunkan produksi, kita tanya BU yang operasikan pipa itu, kalo berjalan normal bisa 1 bulan, ini contoh kasus troubleshooting," terangnya.

Untuk diketahui, sepanjang tahun 2025 Kementerian ESDM berhasil menorehkan capaian-capaian positif yang sejalan dengan Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Salah satunya adalah rata-rata lifting minyak bumi (termasuk Natural Gas Liquid/NGL) yang kembali mencapai target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar 605,3 ribu barel per hari (Thousand Barrels of Oil Per Day/MBOPD).

Capaian lifting minyak ini pertama kalinya mengalami kenaikan dalam sembilan tahun terakhir. Adapun angka rata-rata lifting minyak sebesar 605,3 ribu barel per hari adalah termasuk Natural Liquid Gas (NGL) dan kondensat yang diproduksi PT Donggi Senoro LNG.

(dpu/dpu)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |