Suhu Panas Mendidih-AC Makin Laku Keras di RI: Hotel-Data Center AI

7 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Cuaca yang semakin panas dalam beberapa tahun terakhir tidak hanya mengubah pola hidup masyarakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan industri pendingin udara atau air conditioner (AC). Indonesia kini menjadi salah satu pasar AC terbesar di Asia dengan kebutuhan yang terus meningkat dari tahun ke tahun.

Guru Besar Bidang Teknik Refrigerasi dan Tata Udara Politeknik Negeri Bandung (Polban) Andriyanto Setyawan mengatakan pemanasan global menjadi salah satu faktor utama yang mendorong pertumbuhan pasar pendingin udara di berbagai negara.

"Kalau suhu dunia ini naik, maka penggunaan AC akan naik. Kalau penggunaan AC naik, maka konsumsi energi naik. Kalau konsumsi energi naik, maka emisi gas buang juga akan naik. Kalau emisi gas buang naik, suhu bumi makin naik. Jadi ini lingkarannya," kata Andriyanto dalam media gathering Flife Indonesia, di Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (15/6/2026).

Fenomena tersebut semakin terasa dalam beberapa tahun terakhir. Masyarakat di berbagai wilayah dunia merasakan peningkatan suhu yang signifikan, terutama dalam dua tahun terakhir yang tercatat sebagai periode dengan temperatur tertinggi.

"Tanpa kita sadari, konsumsi energi untuk pendinginan di gedung-gedung itu semakin besar. Di gedung perkantoran bisa mencapai 30% sampai 50%, sementara di hotel bisa mencapai 40% sampai 60% dari total konsumsi energi," ujar Andriyanto.

Fenomena tersebut terjadi di tengah tren pertumbuhan konsumsi energi untuk pendinginan yang terus meningkat di berbagai jenis bangunan. Tidak hanya perkantoran dan hotel, pusat data kini menjadi salah satu sektor dengan kebutuhan pendinginan terbesar.

"Di gedung-gedung modern, porsi energi untuk pendinginan semakin besar. Data center menjadi salah satu contoh sektor yang membutuhkan sistem pendingin dengan kapasitas tinggi karena operasionalnya berlangsung tanpa henti," ujarnya.

Kenaikan permintaan itu ditambah dengan Perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang ternyata tidak hanya mendorong pertumbuhan industri teknologi, namun juga infrastruktur pendukung yang ikut melonjak, salah satunya AC.

"Data center sekarang berkembang sangat pesat karena meningkatnya bisnis kecerdasan buatan. Maka penggunaan energi itu semakin meningkat juga," katanya.

(dce)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |