RANS Ganti Jajaran Direksi 2 Bulan Pasca IPO, Gelar RUPSLB Hari Ini

5 hours ago 7

Jakarta, CNBC Indonesia - PT. Rans Entertaiment Indonesia Tbk. (RANS) hari ini akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dengan mata acara perubahan susunan anggota dewan direksi.

"Mata Acara Rapat: Persetujuan atas perubahan susunan anggota Direksi Perseroan," tulis manajemen RANS mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (10/9/2026).

RUPSLB tersebut diagendakan pada pukul 11.00 WIB yang berlokasi di gedung RANS Office Building, Bumi Serpong Damai, Blok CBD Lot, VIII No. 12, Kel. Lengkong Gudang, Kec. Serpong Kota, Tangerang Selatan Banten 15321.

Sebelumnya, Grandy Prajayakti telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Direktur Perseroan dengan alasan pribadi. Manajemen menjelaskan, keputusan tersebut merupakan keputusan pribadinya dan tidak terdapat perselisihan dalam bentuk apa pun, baik dengan Perseroan, Direksi, Dewan Komisaris, maupun pemegang saham Perseroan.

Rencana dan keputusan pengunduran diri tersebut telah disampaikan oleh yang bersangkutan melalui surat pengunduran diri yang diterima Perseroan pada tanggal 22 Juli 2026.

Setelah Grandy mengundurkan diri, Direksi Perseroan yang tersisa, terdiri dari 1 Direktur Utama dan 2 Direktur. Namun jumlah tersebut tetap memenuhi ketentuan jumlah minimal anggota Direksi bagi perusahaan terbuka sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, yaitu paling sedikit 2 (dua) orang anggota Direksi.

Sebelum ada pengganti Grandy, tugas dan tanggung jawab akan didistribusikan kepada Direktur Utama dan Direktur lain yang menjabat saat ini, sesuai dengan pembagian tugas yang ditetapkan oleh Direksi.

Manajemen memastikan, dengan susunan Direksi yang ada saat ini, Perseroan memastikan keberlangsungan strategi bisnis maupun pencapaian target yang telah disampaikan kepada publik pada saat IPO tetap dapat terlaksana dengan baik.

Manajemen juga menyampaikan, Grandy Prajayakti juga tidak akan lagi menjabat sebagai anggota Direksi di PT Rans Kosmetik Indonesia (Slavina).

"Saat ini Perseroan dalam proses mencari calon yang memiliki kriteria paling sesuai dengan kebutuhan Slavina. Sampai dengan saat ini, kondisi ini tidak berdampak terhadap rencana akuisisi Slavina," tulisnya.

Manajemen memastikan pengunduran diri Saudara Grandy Prajayakti tidak berdampak material terhadap kegiatan operasional, tata kelola perusahaan (good corporate governance) yang baik, pencapaian rencana bisnis, maupun pelaksanaan rencana penggunaan dana hasil Penawaran Umum Perdana Saham (IPO) Perseroan.

"Seluruh kegiatan operasional Perseroan tetap berjalan normal dan didukung oleh manajemen serta tim yang solid, sehingga Perseroan tidak memandang perlu adanya langkah mitigasi khusus sehubungan dengan pengunduran diri dimaksud," tutupnya.

(fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |