Jakarta, CNBC Indonesia - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mencatatkan produksi minyak dan gas (migas) sekitar 1,3 juta barrel oil equivalent per day (boepd) sepanjang 2025.
Direktur Manajemen Risiko PHE Whisnu Bahriansyah mengatakan produksi tersebut merupakan gabungan dari minyak dan gas bumi yang diproduksikan perusahaan.
"Alhamdulillah kami di tahun 2025 kemarin, produksi kami itu sekitar 1 juta barrel oil equivalent per day, ini adalah gabungan dari minyak dan gas," ujar Whisnu dalam acara Energy Corner dikutip Jumat (20/2/2026).
Ia lantas membeberkan bahwa dari total produksi migas tersebut, rinciannya yakni minyak mencapai sekitar 557 ribu barrel per day (bph). Sementara untuk gas bumi sebesar 2,7 miliar kaki kubik per hari (bcfd).
Whisnu berharap capaian produksi tersebut dapat terus menopang ketahanan energi nasional, terutama di tengah tantangan penurunan produksi secara alamiah (natural decline) di sejumlah lapangan migas di Indonesia.
"Mudah-mudahan produksi ini sekali lagi bisa menunjang ketahanan energi nasional," katanya.
Sementara itu, dari sisi eksplorasi, PHE terus mendorong strategi pencarian cadangan baru guna menjaga keberlanjutan produksi dalam negeri. Adapun, eksplorasi cukup penting untuk menggantikan cadangan yang telah diproduksikan.
"Kalau di eksplorasi itu kita memang bagaimana caranya adalah mencari atau menemukan cadangan minyak baru untuk menggantikan produksi yang sudah kita keluarkan dari dalam bumi," ujarnya.
(pgr/pgr)
Addsource on Google

2 hours ago
1
















































