Jakarta, CNBC Indonesia - Produsen mobil asal China, NIO mulai memperluas pasarnya ke sejumlah negara tetangga Indonesia. Pada paruh kedua tahun 2026, kendaraan listriknya bakal diluncurkan di Australia dan Selandia baru.
Selain itu, kendaraan Firefly milik perusahaan juga bakal masuk Thailand pada Maret ini. Kepala bisnis global NIO Chris Chen mengatakan perluasan market ini sesuai dengan fokus perusahaan.
"Kami mulai memperluas bisnis kami secara global pada akhir 2024, fokusnya masuk ke lebih banyak pasar luar negeri di luar Eropa," jelas Chen, dikutip dari Wall Street Journal, Kamis (8/1/2026).
Awal tahun ini, NIO juga telah meluncurkan Firefly dengan setir kanan pertamanya di Singapore Motorshow. Model tersebut menawarkan kendaraan listrik kecil dan kelas atas.
Namun teknologi penukaran baterai belum tersedia di sana, sebab NIO belum membangun stasiun penggantian baterai. Chen menjanjikan perusahaannya akan menyesuaikan stasiun penukaran baterai untuk pemenuhan standar di pasar luar negeri.
"Kami tengah mengembangkan stasiun penukaran baterai generasi kelima, diperkirakan akan meluncur di China pada pertengahan tahun 2026," kata Chen.
Chen menambahkan NIO menggunakan Firefly untuk menembus lebih banyak pasar luar negeri yang lebih banyak lagi pada 2026 hingga 2027.
NIO juga akan berekspansi lebih banyak negara di benua Eropa. Tujuannya sekarang adalah menuju pasar Inggris dan Perancis.
Chen mengatakan Eropa jadi pasar fokus utama perusahaannya sepanjang tahun ini.
(fab/fab)
[Gambas:Video CNBC]

16 hours ago
2
















































