Keluarga Besar MTsN 2 Banda Aceh menyalurkan 500 paket nasi makan siang untuk korban banjir di Meureudu, Pidie Jaya, Sabtu (24/01/26). Waspada.id/Ist
Ukuran Font
Kecil Besar
14px
PIDIE JAYA (Waspada.id): Keluarga Besar Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Banda Aceh menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak banjir di Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Sabtu (24/1/2026). Aksi sosial ini dilakukan sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan dalam menghadapi musibah, terlebih menjelang bulan suci Ramadan.
Kepala MTsN 2 Banda Aceh, Dra. Ina Rezkina, M.Pd, bersama para guru, pegawai tata usaha, dan siswa turun langsung ke lokasi pengungsian untuk berbagi kepada sesama muslim yang terdampak bencana.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas Keluarga Besar MTsN 2 Banda Aceh. Kami ingin menumbuhkan empati serta rasa kemanusiaan kepada para siswa dengan terjun langsung membantu masyarakat yang sedang diuji,” ujar Ina Rezkina.

Rombongan membawa sebanyak 500 paket nasi makan siang yang dipersiapkan oleh warga setempat. Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan pengungsi, kegiatan ini juga bertujuan untuk memberdayakan ekonomi masyarakat lokal di wilayah terdampak.
Tim MTsN 2 Banda Aceh tiba di Meureudu menjelang waktu makan siang. Titik pertama penyaluran bantuan dilakukan di Meunasah Krueng Baroh, Gampong Manyang Cut, Kecamatan Meureudu. Di lokasi tersebut, warga menerima nasi makan siang, peralatan shalat, serta makanan ringan bagi anak-anak pengungsi yang berada di tenda-tenda pengungsian BNPB. Pada saat yang sama, bantuan dari pihak lain juga terlihat berdatangan, salah satunya kendaraan bantuan bertuliskan Taman Iskandar Muda Jakarta.
Penyaluran bantuan kemudian dilanjutkan ke Gampong Blang Awe. Di gampong ini, masyarakat kembali menerima paket nasi makan siang dan peralatan salat. Sepanjang perjalanan dari Meunasah Krueng Baroh menuju Gampong Blang Awe, tampak anak-anak berdiri di pinggir jalan menyambut rombongan. Tim MTsN 2 pun membagikan makanan ringan kepada anak-anak tersebut.
Menariknya, di lapangan terlihat kedisiplinan warga dan anak-anak pengungsi yang dengan tertib langsung mengantre tanpa harus diarahkan oleh para pemberi bantuan. Hal tersebut menjadi pembelajaran sosial yang berharga, khususnya bagi para siswa yang ikut dalam kegiatan kemanusiaan tersebut.
Aksi sosial ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak banjir sekaligus menjadi sarana pendidikan karakter bagi peserta didik MTsN 2 Banda Aceh. (Id66)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.






















































