Jakarta, CNBC Indonesia - TikTok versi Amerika Serikat (AS) mengalami perubahan besar. Pihak aplikasi mengumumkan peluncuran fitur khusus untuk wilayah tersebut.
Fitur bernama Local Feed menyediakan konten perjalanan, berita, acara, belanja dan tempat makan dekat lokasi pengguna saat ini.
Menurut TikTok, fitur baru akan membantu pengguna terhubung dengan komunitas lokal. Postingan pengguna akan ditampilkan sesuai dengan lokasi orang, topik konten, dan waktu postingan.
Local Feed seperti menjadi tempat informasi lokal yang terkini berisi saran seperti restoran untuk dicoba, acara lokal, hingga saran belanja.
Pengguna TikTok tetap punya kendali untuk membagikan data lokasi mereka saat menggunakan fitur Local Feed. Aplikasi akan meminta izin menggunakan data tersebut, khusus pengguna iOS dihadirkan tiga opsi terkait izin yakni hanya sekali, saat menggunakan aplikasi atau tidak sama sekali.
Fitur ini juga jadi upaya TikTok menarik bisnis kecil ke aplikasi sebagai produsen hingga pengiklan. TikTok juga mengklaim Local Feed ini akan menghasilkan trafik serta penjualan secara nyata untuk toko fisik yang ada di AS, dikutip dari Tech Crunch, Kamis (11/2/2026).
Laporan Oxford Economics tahun 2025 yang dicatat TikTok mengungkapkan 7,5 juta bisnis telah menggunakannya secara global. Ini mendukung lebih dari 28 juta pekerja.
Sementara data dari Small Business & Enterpreneurship Council mengungkapkan dampak TikTok bagi pembisnis. Misalnya 84% pengguna bisnis kecil TikTok menyatakan platform membantu mengembangkan bisnis, 75% merasa dibantu untuk menjangkau di luar wilayah lokal mereka, serta 74% penjual mengatakan TikTok membantu mereka tetap terhubung dengan komunitas lokal.
Sebelumnya, fitur ini juga telah diluncurkan di sejumlah wilayah Eropa pada Desember lalu. Beberapa di antaranya adalah Inggris, Perancis, Italia dan Jerman yang bisa mengakses Local Feed.
(fab/fab)
[Gambas:Video CNBC]

2 hours ago
3
















































