Laba Usaha InJourney Naik 10%, Ini Pesan BP BUMN

3 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - BP BUMN dan BPI Danantara meminta agar InJourney memeperkuat layanan dan kinerja keuangannya. Kepala BP BUMN Dony Oskaria mengapresiasi pertumbuhan laba usaha InJourney Group yang sebesar 10% secara tahunan atau year-on-year (YoY).

Agenda ini dibahas dalam pertemuan Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, dengan Direksi InJourney Group di Gedung BP BUMN pada 15 September 2026.

"Ini sudah mengembalikan posisi dari sebelumnya kita memang tertinggal tapi per Agustus kita sudah positif dibanding tahun sebelumnya. Tentu kita harapkan di akhir tahun akan tetap terus positif," kata dony mengutip akun sosial media Instagramnya, Rabu (16/9/2026).

Di tengah capaian tersebut, penguatan layanan dan percepatan transformasi hotel menjadi agenda pengembangan perusahaan. Pembahasan mencakup kinerja usaha, peningkatan kualitas layanan, serta perkembangan transformasi hotel setelah konsolidasi hotel BUMN.

"Good newsnya sebenarnya kalau Agustus kita tumbuh Pak Dony, 10,9%. Ini kami paparkan apa yang terjadi sampai mid-June dan sampai akhir Juli. Jadi per Agustus 2026 secara revenue kita growth 6,1%. Secara revenue, kita konsisten growth di 5 sampai 6% sampai year-to-date Agustus, Juli dan Agustus kemarin," kata Direktur Utama InJourney Maya Watono.

"EBITDA kita growth 1,7% dan income di Rp1,27 triliun, 10,9%," kata Maya menambahkan.

BP BUMN, bersama Danantara Indonesia mendukung penguatan standar operasional dan kualitas layanan InJourney Group, termasuk aspek keselamatan, untuk menghadirkan layanan pariwisata yang aman dan andal bagi masyarakat. Dukungan ini menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan pelayanan sekaligus memperkuat ekosistem pariwisata Indonesia.

Pertemuan tersebut juga membahas percepatan transformasi hotel BUMN pasca konsolidasi. InJourney Group melalui Hotel Indonesia Natour (HIN) menargetkan pengelolaan operasional hotel-hotel tersebut pada akhir 2026.

Danantara Indonesia dan BP BUMN berjalan InJourney menjadi salah satu grup holding yang paling awal menyelesaikan proses streamlining. Danantara menargetkan seluruh anak perusahaan In Journey membukukan laba dan ekuitas positif pada tahun depan.

"Streamlining-nya saya harapkan sampai akhir tahun ini semua sudah selesai. Dengan demikian InJourney nanti menjadi salah satu percontohan dari proses transformasi yang berjalan dengan baik," tutur Dony.

"Tahun lalu kita sudah menurunkan utang sekitar Rp 5 triliun. Tahun ini saya harap bisa lebih dari Rp 5 triliun kita turunkan," tutup Dony.

(rob/rob) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |