La Nina Masih Landa RI, Simak Analisis Curah-Musim Hujan Terbaru BMKG

2 hours ago 4
Daftar Isi

Jakarta, CNBC Indonesia - Hujan lebat disertai petir mengguyur Jakarta pada hari ini, Rabu (4/2/2026) pada siang jelang tengah hari.

Dalam Analisis Dinamika Atmosfer Dasarian III Januari 2026 yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada 3 Februari 2026 menyebutkan, berdasarkan jumlah ZOM (Zona Musim), sebanyak 81,1% wilayah Indonesia (567 ZOM) masih mengalami Musim Hujan.

BMKG mencatat, dari hasil monitoring pada Dasarian III Januari 2026, indeks IOD dasarian (indeks bulanan) sebesar +0.45 (+0.009), mengindikasikan fenomena IOD masih konsisten pada fase Netral, kondisi IOD Netral diprediksi akan berlanjut hingga pertengahan tahun 2026.

Sedangkan indeks ENSO Dasarian (ENSO bulanan) adalah sebesar -0.5 (-0.56) menunjukkan masih aktifnya fenomena La Nina lemah.

"Kondisi La Nina lemah diprediksi akan mulai beralih menuju fase Netral pada Februari-Maret 2026," tulis BMKG, dikutip dari situs resmi, Rabu (4/2/2026).

BMKG memprakirakan, pada dasarian I-III bulan Februari 2026 ini, curah hujan berada di kriteria rendah-menengah (20-150 mm/dasarian).

Meski begitu, ada juga daerah yang diprediksi akan mengalami hujan kategori curah tinggi-sangat tinggi atau lebih dari 150 mm/dasarian.

Pada dasarian I Februari 2026, diprediksi melanda wilayah Banten bagian selatan, DKI Jakarta bagian utara, sebagian Jawa Barat bagian utara, sebagian Jawa Tengah bagian utara dan tengah, sebagian Pulau Timor bagian barat, sebagian Kalimantan Timur, sebagian Sulawesi Selatan bagian selatan, dan sebagian Papua Pegunungan bagian utara.

Tak hanya itu, BMKG juga memprakirakan, hujan dengan intensitas lebih dari 300 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di di Pesisir Aceh bagian barat, sebagian kecil Sumatra Utara, sebagian Sumatra Selatan, sebagian Lampung bagian tengah, sebagian Banten, sebagian Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah, sebagian Jawa Timur, sebagian Bali, sebagian NTB, sebagian NTT, sebagian Kalimantan Barat bagian utara, sebagian Kalimantan Tengah bagian utara, sebagian Kalimantan Timur, sebagian kecil Kalimantan Utara, sebagian kecil Sulawesi Tengah, sebagian Sulawesi Selatan bagian utara dan selatan, sebagian Papua Barat, sebagian Papua Pegunungan, sebagian Papua Tengah dan sebagian Papua Selatan.

Bagaimana prospek cuaca hingga pekan depan?

BMKG mengingatkan, dorongan angin utara lintas ekuator dan gelombang atmosfer aktif di tengah Monsun Asia akan berdampak memicu potensi cuaca ekstrem di Indonesia berlanjut.

"Cuaca di Indonesia periode 3-5 Februari didominasi oleh kondisi hujan ringan hingga hujan sedang. Selain itu, hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/ petir dan angin kencang dapat terjadi," tulis BMKG dalam unggahan di akun Instagram resmi.

Berikut Prospek Cuaca Mingguan yang dirilis BMKG untuk periode tanggal 3-9 Februari 2026:

Periode tanggal 3-5 Februari 2026:

- Waspada hujan sedang-lebat di wilayah Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Jakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, dan Papua Selatan

- Siaga hujan lebat-sangat lebat di Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Papua Pegunungan, dan Papua

- Potensi angin kencang di Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, dan Maluku.

Periode tanggal 6-9 Februari 2026:

- Waspada hujan sedang-lebat di wilayah Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Banten, Jakarta, Bali, Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, dan Papua Selatan, dan Papua

- Siaga hujan lebat-sangat lebat di Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, dan Papua Pegunungan

- Potensi angin kencang di Sulawesi Selatan dan Nusa Tenggara Barat.

"Dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem beberapa waktu ke depan, BMKG mengimbau masyarakat dan pemangku kepentingan meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu dan potensi dampak bencana hidrometeorologi," demikian peringatan BMKG.

Selain itu, masyarakat diminta aktif memantau informasi cuaca, peringatan dini, dan peringatan cuaca ekstrem melalui kanal-kanal resmi BMKG.

[Gambas:Instagram]

(dce/dce)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |