Jalan dan Drainase Rusak, Warga Tumpatan Tuntut Perbaikan dari Developer Grand Lestari

3 hours ago 2
Sumut

9 Februari 20269 Februari 2026

Jalan dan Drainase Rusak, Warga Tumpatan Tuntut Perbaikan dari Developer Grand Lestari

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

BERINGIN (Waspada.id): Kepala Desa Tumpatan, Kecamatan Beringin Suhendrawan menyampaikan keluhan warga akibat dampak proyek pembangunan Perumahan Grand Lestari di desa tersebut oleh pihak PT Citra Anugerah Sedaya di kantor desa setempat, Senin (9/2/26).

Pasalnya, pembangunan perumahan yang berlokasi di Dusun Lestari I, desa itu berdampak terhadap lingkungan dan aktivitas warga.

Seperti kerusakan jalan, terganggunya fungsi drainase atau parit, serta menurunnya kenyamanan dan keselamatan warga.

Rapat yang dihadiri warga dan pihak PT Citra Anugerah Sedaya tersebut sebagai upaya penyelesaian permasalahan dan tanggung jawab pihak perusahaan.

Sawaluddin, selaku perwakilan masyarakat menegaskan, kerusakan jalan, drainase atau parit akibat banyaknya aktivitas kendaraan proyek mengangkut tanah timbun. Hal itu menyebabkan jalur trasnportasi warga juga terganggu.

“Bukan hanya kerusakan jalan dan parit, debu yang beterbangan juga sangat mengganggu pernafasan kita. Sehingga kesehatan masyarakat juga ikut terdampak. Permasalahan ini tidak dapat lagi ditoleransi, karenanya warga menuntut adanya kejelasan dan kepastian tanggung jawab pihak PT Citra Anugerah Sedaya,” tegas Sawaluddin.

Adapun tuntutan masyarakat, meminta pihak PT Citra Anugerah Sedaya wajib melakukan perbaikan jalan yang terdampak berupa pengecoran atau pengaspalan dengan kualitas yang layak.

Begitu juga drainase atau parit yang rusak harus harus diperbaiki dan dikembalikan ke kondisi semula, sehingga fungsi aliran air berjalan normal dan tidak menimbulkan genangan atau kerusakan lanjutan.

Sedangkan pengaturan operasional kendaraan proyek wajib harus ada pembatasan tonase, pengaturan interval kendaraan, serta pembatasan jam operasional maksimal hingga pukul 17.00 WIB.

Selain itu, jalan di Dusun Lestari 2 juga wajib mendapatkan perbaikan, karena turut terdampak langsung oleh aktivitas proyek dan menjadi akses utama masyarakat.

Sawaluddin juga meminta pihak perusahaan bertanggung jawab penuh atas pengelolaan sampah akibat sisa material proyek, termasuk pembersihan menyeluruh setelah proyek selesai agar tidak menimbulkan dampak lingkungan.

“Masyarakat juga menuntut adanya kompensasi yang adil dan layak bagi warga yang terdampak langsung yang ditimbulkan pihak developer,” paparnya.

Ferry Ferdian, selaku Project Manajer dari PT Citra Anugerah Sedaya menyatakan bahwa pihak perusahaan menerima dan memahami keluhan serta tuntutan masyarakat.

“PT. Citra Anugerah Sedaya bersedia melakukan penyesuaian dan perbaikan terhadap jalan dan drainase, termasuk seluruh kerusakan jalan yang diakibatkan oleh aktivitas proyek merupakan tanggung jawab perusahaan,” sebut Fery Ferdian.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kasi Trantib Kecamatan Beringin, Miswanto, Babinsa Suhariono, Bhabinkamtibmas Santoni serta parah toko masyarakat setempat.(id.28/syahril)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |