Ratusan calon penumpang antre proses check-in di lantai II Bandar Udara Internasional Kualanamu. (Waspada.id/Bagus)
Ukuran Font
Kecil Besar
14px
DELISERDANG (Waspada.id): Kenaikan harga bahan bakar avtur berdampak langsung pada tarif tiket pesawat di Bandar Udara Internasional Kualanamu (KNIA).
Harga tiket untuk rute Medan-Jakarta kini melonjak drastis, bahkan mencapai hampir Rp3 juta per orang untuk sekali jalan.
Salah satu calon penumpang, Junaidi, 35, mengaku keberatan dengan tarif yang berlaku saat ini. Menurutnya, harga tiket dinilai terlalu tinggi dan memberatkan masyarakat.
“Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan diminta turun tangan mengevaluasi harga tiket karena terlalu mahal. Seharusnya juga masih ada tiket promo yang bisa membantu masyarakat,” ujarnya kepada Waspada.id, Kamis (9/4).
Hal senada disampaikan Rohil Putra, 42. Ia menilai lonjakan harga ini merupakan dampak langsung dari kenaikan harga avtur yang diumumkan pemerintah beberapa waktu lalu.
Berdasarkan data yang dihimpun, terjadi kenaikan tarif yang cukup signifikan di berbagai maskapai. Berikut rincian perbandingan harga tiket sekali jalan rute Medan-Cengkareng:
– Garuda Indonesia: Dari Rp2.329.250 menjadi Rp2.888.450
– Batik Air: Dari Rp2.000.000 menjadi Rp2.700.000
– Citilink: Dari Rp1.990.000 menjadi Rp2.400.000
– Super Air Jet: Dari Rp2.000.000 menjadi Rp2.300.000
– Lion Air: Dari Rp1.800.000 menjadi Rp2.200.00
Para penumpang berharap ada kebijakan khusus atau skema tarif yang lebih bersahabat agar mobilitas masyarakat tetap terjaga meski harga bahan bakar naik. (id101)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.


















































