Jakarta, CNBC Indonesia - Pagelaran F1 (Formula 1) Grand Prix di Singapura menghadapi ancaman kabut asap. Karenanya, penyelenggara acara dan pengelola fasilitas luar ruang mulai menyiapkan langkah antisipasi seiring meningkatnya risiko penurunan kualitas udara.
Hal ini terkait ancaman kabut asap Sumatera dan Kalimantan. Layanan Meteorologi Singapura mengatakan risikonya kali ini dinilai lebih tinggi.
Risiko kabut asap lintas batas diperkirakan makin parah pada paruh kedua tahun ini, di tengah kondisi El Nino yang kuat dan sejumlah faktor lainnya. Kondisi kering juga diperkirakan masih berlangsung dalam beberapa hari ke depan.
"Rencana tersebut disusun dan disempurnakan bersama para pemangku kepentingan serta lembaga pemerintah," kata juru bicara Singapore GP dikutip CNA Rabu (19/8/2026).
"Jika kabut asap menimbulkan masalah terkait jarak pandang, kesehatan masyarakat, atau operasional, Singapore GP akan bekerja sama dengan lembaga terkait sebelum mengambil keputusan bersama mengenai penyelenggaraan acara," tambahnya.
Sementara itu, pemerintah Singapura melalui Haze Task Force juga bekerja sama dengan penyelenggara F1 untuk memastikan keselamatan dan kesehatan penonton, staf, pembalap, serta kru. Langkah yang disiapkan akan disesuaikan dengan tingkat PSI dan PM2.5
PSI sendiri merujuk ke Pollutant Standards Index Singapura. Secara rinci, kualitas udara dikategorikan tidak sehat di Singapura ketika PSI melewati 100 sementara angka 200 menunjukkan situasi sangat tidak sehat dan angka 300 menandakan berbahaya.
Saat ini, PSI Singapura masih berada dalam kategori sedang, berada pada kisaran 51-100. Meski begitu, ada kenaikan sedikit terjadi selama akhir pekan.
Aturan serupa juga akan dilakukan sejumlah pengelola ruang terbuka dan penyelenggara acara lainnya di Singapura untuk menghadapi kemungkinan memburuknya kualitas udara. Termasuk opsi membatalkan atau menunda acara jika kondisi kabut asap semakin parah.
Pemerintah Singapura juga bekerja sama dengan pelaku usaha dan peritel, termasuk supermarket serta apotek, untuk memastikan ketersediaan masker N95. Watsons Singapore dan FairPrice Group mengatakan memiliki persediaan N95 yang cukup untuk memenuhi permintaan apabila kualitas udara memburuk.
(sef/sef)
[Gambas:Video CNBC]

1 hour ago
2

















































