Ekonomi RI Sukses Lewati Krisis 98 hingga Covid, Ini Rahasianya!

5 hours ago 4

Jakarta, CNBC Indonesia - Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Bidang Penjaminan dan Resolusi Perbankan Dody Zulverdi mengungkap alasan ekonomi Indonesia mampu bertahan melewati berbagai krisis dalam tiga dekade terakhir.

Menurut Dody, salah satu kunci utama ketahanan ekonomi Indonesia adalah kondisi perbankan yang kuat. Pasalnya, bank memiliki peran penting dalam menjaga aktivitas ekonomi, mulai dari menghimpun dana masyarakat hingga menyediakan pembiayaan dan memfasilitasi sistem pembayaran.

"Bank itu memiliki tiga fungsi besar dan penting. Pertama, sebagai tempat kita semua menyimpan sebagian kekayaan atau store of wealth. Jadi, kita mengumpulkan uang dari penghasilan dan menyimpannya di bank. Ini yang terpenting," kata Dody dalam acara Lampung Financial Festival 2026.

Fungsi kedua, lanjut Dody, adalah sebagai sumber pembiayaan. Menurutnya, perbankan masih menjadi sumber pembiayaan terpenting bagi perekonomian Indonesia.

"Kedua, bank merupakan sumber pembiayaan. Sampai saat ini, sumber pembiayaan terpenting di Indonesia masih berasal dari perbankan. Kedua fungsi ini saling berkaitan," ujarnya.

Adapun fungsi ketiga adalah sebagai fasilitator sistem pembayaran. Dody menilai aktivitas ekonomi akan sulit berjalan tanpa adanya sistem perbankan yang mendukung transaksi pembayaran.

"Ketiga, bank berfungsi sebagai fasilitator sistem pembayaran. Akan sulit melakukan transfer kalau tidak ada bank. QRIS juga semakin banyak digunakan karena ada dukungan dari perbankan. Jadi, itu adalah fungsi utama bank," jelas Dody.

Menurut dia, keberadaan sistem pembayaran yang berjalan baik memungkinkan masyarakat dan pelaku usaha menjalankan aktivitas ekonomi sehari-hari, mulai dari produksi, perdagangan hingga konsumsi.

"Kita bisa berproduksi, berdagang, dan melakukan konsumsi karena kita bisa saling melakukan pembayaran. Itu sebabnya bank harus benar-benar dijaga," tegasnya.

Bank Harus Dipercaya

Dody menekankan pentingnya menjaga kepercayaan terhadap industri perbankan. Sebab, apabila bank kehilangan kepercayaan, dampaknya bisa merembet ke pembiayaan dan aktivitas ekonomi secara keseluruhan.

"Kalau bank tidak bisa dipercaya, pengusaha kita tidak akan bisa mendapatkan pembiayaan dan ekonomi bisa ambruk, seperti yang terjadi pada 1998. Ini kenapa kita harus menjaga perbankan," katanya.

Dia mengatakan Indonesia telah menghadapi berbagai tekanan ekonomi dalam tiga dekade terakhir. Mulai dari krisis keuangan Asia pada 1997-1998, pandemi Covid-19, perang Rusia-Ukraina hingga konflik di Timur Tengah.

Namun, berbagai guncangan tersebut tidak sampai membuat perekonomian Indonesia kembali mengalami keruntuhan seperti krisis 1998.

"Setelah tiga dekade terakhir, kita mengalami krisis keuangan global 1997-1998, pandemi Covid-19, perang di Rusia, dan konflik di Timur Tengah. Lalu, kenapa ekonomi kita bisa bertahan dan tidak ambruk? Karena bank kita kuat," ungkap Dody.

Karena itu, menurut Dody, menjaga stabilitas perbankan merupakan hal yang sangat penting dalam menjaga ketahanan perekonomian nasional. Hal tersebut juga menjadi bagian dari mandat LPS dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan.

"Itulah kenapa perbankan sangat penting, dan itu masuk dalam peran LPS," pungkasnya.

(haa/haa) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |