Dapur MBG Sergai Kembali Bergerak Usai Lebaran, SPPG Bantan Salurkan Hampir 3.000 Penerima Manfaat

3 hours ago 4
Medan

31 Maret 202631 Maret 2026

Dapur MBG Sergai Kembali Bergerak Usai Lebaran, SPPG Bantan Salurkan Hampir 3.000 Penerima Manfaat Menu MBG yang disajikan dapur SPPG Bantan ke penerima manfaat, Selasa (31/3). Waspada.id/ist

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

MEDAN (Waspada.id): Usai libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M, seluruh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) kembali operasional, Selasa (31/3), dan mulai melayani para penerima manfaat.

Dalam keterangan yang diterima di Medan, koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah Sergai, Nurhasanah Ritonga, saat dikonfirmasi pada Selasa sore membenarkan bahwa pasca libur lebaran, layanan kembali berjalan normal mulai hari Selasa (31/3).

Ia menjelaskan, saat ini terdapat sekitar 60 dapur SPPG yang telah beroperasi di Sergai. Namun, satu dapur di kawasan Sei Rampah, tepatnya di Jalan Lintas Medan–Tebing Tinggi, masih dalam status penghentian sementara oleh BGN.

“Terkait pelaksanaan program MBG, berdasarkan arahan terakhir pimpinan Badan Gizi Nasional, saat ini formula menu yang digunakan adalah menu basah atau omprengan. Sementara menu kering untuk sementara ditiadakan,” ujar Nurhasanah.

Distribusi makanan, lanjutnya, dilaksanakan setiap hari Senin hingga Sabtu, dan tidak dilakukan pada hari libur nasional maupun tanggal merah. Ia juga mengakui bahwa hingga kini petunjuk teknis (juknis) terbaru secara resmi belum diterbitkan, sehingga pelaksanaan di lapangan masih mengacu pada arahan terakhir dari pusat.

“Apabila nantinya terdapat pembaruan juknis atau kebijakan lanjutan, tentu akan segera kami tindaklanjuti dan sesuaikan di daerah,” pungkasnya.

Di tengah kembali normalnya operasional tersebut, SPPG Desa Bantan menjadi salah satu dapur yang langsung menunjukkan kinerja optimal. Pada hari pertama pasca libur, dapur ini mencatat produksi sebanyak 2.998 porsi makanan bergizi.

Kepala SPPG Desa Bantan, Yusuf Agung Nahrowi Harahap, menyampaikan bahwa seluruh proses berjalan lancar sejak pagi hingga distribusi selesai dilakukan.
“Di hari pertama ini kami langsung bergerak penuh. Hampir 3.000 porsi berhasil diproduksi dan disalurkan tepat waktu kepada penerima manfaat,” ujarnya.

Menu yang disajikan mengacu pada skema menu basah, yakni nasi kuning, ayam semur, tumis sawi putih dan wortel, tahu goreng, serta buah kelengkeng.
Ia menegaskan, selain mengejar jumlah produksi, pihaknya juga memastikan kualitas makanan tetap terjaga, mulai dari pemilihan bahan baku, proses memasak yang higienis, hingga pengemasan sebelum distribusi.

Capaian SPPG Desa Bantan ini menjadi gambaran bahwa pelaksanaan program MBG di tingkat lapangan tetap berjalan stabil dan siap memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, meskipun regulasi teknis terbaru dari pusat masih dalam proses penetapan. (rel)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |