China Temukan Harta Karun Raksasa di Dekat RI, Nilainya Tak Main-Main

6 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - China menemukan harta karun berupa minyak di dekat perairan Indonesia, tepatnya dasar Laut China Selatan. Perusahaan minyak milik negara China National Offshore Oil Corporation (CNOOC) menemukan ladang bermuatan 100 juta ton minyak di sana.

Uji coba telah dilakukan dengan sumur yang menyedot ratusan barel minyak mentah. CNOOC meyakini masih ada cadangan yang lebih banyak di dalamnya.

"Sumur penemuan HZ19-6-3 dibor dan diselesaikan pada kedalaman 5.415 meter, yang menemukan total 127 meter zona minyak dan gas. Sumur tersebut diuji untuk menghasilkan 413 barel minyak mentah dan 2,41 juta kaki kubik gas alam per hari. Melalui eksplorasi berkelanjutan, volume terbukti di lapangan minyak Huizhou 19-6 telah melampaui seratus juta ton setara minyak," kata CNOOC, dikutip dari IFL Science, Minggu (26/7/2026).

Situs Huizhou 19-6 berada 170 kilometer di lepas pantai Shenzhen, Provinsi Guangdong, China Selatan. Lokasinya berada dalam Zona Ekonomi Eksklusif China, sebuah zona laut yang membentang hingga 200 mil laut dari pantai suatu negara dan memiliki hak khusus seperti menangkap ikan, mengebor, dan eksplorasi.

China memang terus mendorong batas eksplorasi sangat dalam dengan teknologi baru. Harapannya bisa mengungkap ladang minyak dan gas yang sangat besar.

Namun, hal ini memicu peningkatan permintaan energi, serta masalah lingkungan. Sejumlah kelompok lingkungan mengingatkan risiko pengeboran di perairan dalam.

Mereka menyoroti peningkatan ancaman tumpahan minyak. Hal ini bisa menimbulkan konsekuensi yang menghancurkan ekosistem laut.

Selain itu, keberlanjutan jangka panjang dan komitmen iklim global juga menjadi pertanyaan setelah aktivitas penggalian minyak yang lebih banyak.

China diketahui memiliki tujuan netralitas karbon yang dapat tercapai pada 2060. Selain itu, China menargetkan dapat mencapai puncak emisi karbon pada 2030 mendatang.

Dengan demikian, ditemukannya 100 juta ton minyak memang tidak akan membantu dua target jangka panjang China tersebut.

(fab/fab)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |