Bakal Jadi Andalan, 88% Cadangan Panas Bumi RI Belum Dimanfaatkan

3 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Ketua Umum Asosiasi Panas bumi Indonesia (API/INAGA), Julfi Hadi buka-bukaan soal potensi besar energi panas bumi (geothermal) di Indonesia. Dengan tercatatnya Indonesia sebagai salah satu negara penghasil panas bumi terbesar, sangat disayangkan jika Indonesia tidak memanfaatkannya dengan maksimal.

"Indonesia mempunyai local resources mempunyai indigenous resources yaitu panas bumi yang terbesar di dunia. Energi panas bumi mempunyai karakteristik yang spesial yaitu bisa menjadi base load yang handal. Satu-satunya base load renewable yang ada pada saat ini juga terbarukan, bersih, dan terbentang luas dari Sabang sampai Merauke," ujarnya dalam acara The 12th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition di Jakarta International Convention Center, Rabu (19/8/2026).

Terlebih lanjutnya dengan kondisi geopolitik saat ini. Dengan percepatan pengembangan energi panas bumi, ketergantungan pemerintah pada energi fosil bisa semakin ditekan.

Selain itu, pemanfaatan energi panas bumi dinilainya juga bisa menjadi pendorong target pertumbuhan ekonomi pemerintah.

"Boost GDP hingga 8% dengan mendorong manufaktur peralatan geothermal di Indonesia bukan lagi di luar negeri dengan mengurangi penggunaan BBM dan mempercepat transformasi dari fosil ke base load geothermal dan mempercepat green economy," ujarnya.

Oleh sebab itu, ia pun berharap Indonesia bisa segera mengakselerasi pemanfaatan 88% cadangan panas bumi yang belum terutilisasi.

"Langkah agresif ini mutlak diperlukan untuk merealisasikan visi besar Kementerian ESDM yang menjadikan geothermal Indonesia sebagai nomor 1 di dunia pada tahun 2030," terangnya.

(dpu/dpu) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |