Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membeberkan penyebab kejadian antrean mengular di beberapa SPBU di Makassar, Sulawesi Selatan, beberapa hari lalu.
Menurutnya, salah satu penyebabnya adalah perubahan pola konsumsi masyarakat, dari sebelumnya mengonsumsi BBM non subsidi seperti Pertamax (RON 92) dan Pertamax Green 95 (RON 95), menjadi BBM subsidi Pertalite (RON 90).
"Namun kita tahu bahwa kondisi kemarin itu kan ada memang yang shifting dari pemakaian BBM yang tadinya memakai RON 92, 95, yang non subsidi, ada sebagian ke subsidi," kata Bahlil saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (17/9/2026).
Selain itu, menurut Bahlil, ada temuan oknum melakukan penimbunan dengan menggunakan mobil bertangki besar. Hal itu menimbulkan antrean panjang di SPBU.
"yang memang, harus diakui berdasarkan temuan dari polisi, itu sengaja, eh, membuat tangkinya besar. Ada yang 700 liter, ada yang 1 ton, kemudian diisi dengan mobil yang baik. Dengan mobil Pajero, apa, segala macam. Jadi itu, itu yang membuat eh salah satu di antara yang membuat antrean," tuturnya.
Bahlil menjelaskan bahwa sudah mendapatkan arahan dari Presiden Prabowo untuk melakukan penertiban. Dia juga sudah melakukan koordinasi dengan PT Pertamina (Persero) hingga kondisi penumpukan di Makassar sudah terurai.
Lebih lanjut, Bahlil mengakui bahwa kondisi saat ini membuat masyarakat melakukan peralihan konsumsi ke BBM subsidi. Pasalnya, harga minyak dunia saat ini tembus US$ 100 per barel, namun harga BBM subsidi tidak dinaikkan. Hal ini menyebabkan konsumsi masyarakat ke harga BBM yang lebih murah.
"Sekarang sudah mencapai 100 lebih, 100 dolar lebih per barel. Jadi pasti berdampak pada harga eh nasional, di mana harga subsidi kita tidak ada kita naikkan. Jadi pasti orang akan memilih ke sana," tuturnya.
Bahlil berpesan agar BBM subsidi tidak dinikmati masyarakat kaya, melainkan hanya masyarakat yang berhak menerimanya.
(wia)
[Gambas:Video CNBC]

3 hours ago
1
















































