Petugas kepolisian berjaga di pos pemeriksaan Dewan Transisi Selatan (STC) di Kota Aden, Yaman, Rabu (7/1/2026), sementara kendaraan melintas di tengah simpang siur informasi mengenai keberadaan Aidarous al-Zubaidi, pemimpin STC yang didukung koalisi Saudi dan dilaporkan melarikan diri ke lokasi yang belum diketahui. (REUTERS/Fawaz Salman)
Para wisatawan terlihat berkumpul di luar sebuah hotel di Pulau Socotra, Yaman, sambil menunggu kesempatan untuk meninggalkan kawasan itu. Sebagian membawa koper dan perlengkapan perjalanan, sementara lainnya tampak cemas memantau situasi, di tengah upaya evakuasi dan ketidakpastian kondisi keamanan yang mendorong mereka segera keluar dari kota tersebut. (REUTERS/Stringer)
Kelompok separatis selatan menyatakan bahwa al-Zubaidi berada di kota pelabuhan Aden pada hari yang sama, setelah ia dilaporkan tidak menghadiri penerbangan menuju Riyadh untuk mengikuti pembicaraan terkait krisis politik. Krisis tersebut telah memicu perselisihan besar antara Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, dua negara Teluk kaya minyak yang selama ini menjadi kekuatan utama di kawasan. (REUTERS/Fawaz Salman)
Beberapa jam setelah ketidakhadiran pemimpinnya yang tidak dapat dijelaskan, STC mengeluarkan pernyataan bahwa al-Zubaidi berada di Aden untuk mengawasi operasi militer dan keamanan. STC juga mengungkapkan bahwa mereka telah kehilangan kontak dengan delegasi mereka yang berada di Riyadh, ibu kota Arab Saudi. (REUTERS/Fawaz Salman)
Seorang pejabat STC mengatakan kepada Reuters bahwa al-Zubaidi tidak melarikan diri, melainkan berada di Aden di lokasi yang aman. Pejabat tersebut menegaskan bahwa tidak pantas bagi al-Zubaidi untuk pergi ke Riyadh mengingat situasi keamanan saat ini, seraya menambahkan bahwa keselamatan delegasi politik STC di Riyadh kini berada di tangan otoritas Saudi. (REUTERS/Fawaz Salman)

1 day ago
2

















































