Jakarta, CNBC Indonesia - Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah membeberkan urgensi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih terhadap masyarakat Indonesia. Hal itu disampaikan Farida saat sesi I talkshow Top Women Fest 2026 di Sarinah, Jakarta Pusat, Sabtu (25/4/2026).
Menurut dia, tantangan untuk mewujudkan kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih tidak mudah. Penilaian itu diperoleh Farida dari kunjungannya dari satu desa ke desa yang lain.
"Pada akhirnya kita tahu kehidupan di desa bahwasanya kita melahirkan Koperasi Desa Merah Putih ini memang dilahirkan dibantu oleh negara tetapi kepemilikannya ini adalah milik masyarakat desa. Mulai dari pengurusnya, pengawasnya, anggotanya, semua masyarakat desa dan kelurahan," katanya.
"Kalau hari ini dibangunkan fisiknya yang viral-viral itu ada bangunannya, ada truknya, ada mobil banyak, itu semua milik masyarakat desa yang bergabung di Koperasi Desa Merah Putih. Tujuannya apa? Agar ekonomi di desa ini bisa tumbuh, negara hadir untuk memfasilitasi itu. Kira-kira begitu. Negara hadir untuk masyarakat Indonesia," lanjutnya.
Dalam kesempatan itu, Farida juga mengungkapkan kalau Koperasi Desa/Kelurahan Merah Pith merupakan upaya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto agar mengingat kembali peran sentral sebuah lembaga usaha berbentuk koperasi. Di mana koperasi merupakan amanah UUD 1945.
"Jadi kalau berbicara warisan, inilah lembaga usaha yang diwariskan oleh para pendiri bangsa karena itu tertera di undang-undang dan hari ini pemerintah pusat sampai daerah punya keperluan untuk mengembalikan hal tersebut. Kira-kira begitu," ujar Farida.
(miq/miq)
Addsource on Google

2 hours ago
2
















































