Universitas Potensi Utama Gelar Kuliah Umum BRICS, Hadirkan Pejabat Senior Kemenlu

3 hours ago 2
Medan

13 Februari 202613 Februari 2026

Universitas Potensi Utama Gelar Kuliah Umum BRICS, Hadirkan Pejabat Senior Kemenlu Assoc. Prof. Leonard Felix Hutabarat, Ph.D berfoto bersama pimpinan Universitas Potensi Utama dan peserta kuliah umum. Waspada.id/ist

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

MEDAN (Waspada.id) – Program Studi Hubungan Internasional (HI) Universitas Potensi Utama sukses menyelenggarakan Kuliah Umum bertema “BRICS – Agenda Pembangunan Global South – Indonesia Perspective”, di Kampus Potensi Utama, Senin (9/2/2026). Acara menghadirkan narasumber utama Assoc. Prof. Leonard Felix Hutabarat, Ph.D, Pejabat Senior Strategis Badan Strategi Kebijakan Luar Negeri Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Kependidikan Universitas Potensi Utama, Dr. Ashari Swondo, M.Hum, menyatakan, kuliah umum ini menjadi wujud komitmen Prodi HI dalam menjembatani teori hubungan internasional dengan praktik diplomasi Indonesia. “Tema BRICS dan Global South relevan dengan posisi dan peluang Indonesia di tengah dinamika geopolitik dan geoekonomi kontemporer,” katanya.

Ketua Prodi HI, Dr. Stivani Ismawira Sinambela, M.H.I, M.Si, menekankan forum akademik ini penting untuk menyiapkan generasi kompeten, berkarakter, dan berpandangan global. Leonard Felix Hutabarat memaparkan evolusi BRICS, pergeseran kekuatan ekonomi global, serta peluang dan tantangan strategis bagi Indonesia. Ia menekankan diplomasi aktif Indonesia dalam forum Global South untuk mendorong tata kelola global yang inklusif dan pro-pembangunan.

Acara dihadiri anggota konsuler/konsul jenderal negara sahabat di Medan, antara lain Konsul Jenderal Malaysia H.E. Tuan Shahril Nizam Abdul Malek, Deputi Konsul Jenderal PR China H.E. Mr. Song Jianming, Konsul Kehormatan Jerman Daniel Adhiyaksa Darmadi, Konsul Kehormatan Timor Leste Irawan Mae-Lequi, dan Perwakilan Konsul Kehormatan Turki Edi Siswanto.

Selain mahasiswa dan dosen, kuliah umum ini juga diikuti 120 siswa/i terpilih dari SMA dan SMK di Medan. Partisipasi mereka bertujuan memperkenalkan isu global dan studi hubungan internasional sejak dini, sekaligus membangun talenta diplomasi masa depan. Salah satu siswa dari MAN 1 Medan mengatakan, “Sangat inspiratif bisa mendengar langsung dari diplomat senior, memberi gambaran nyata penerapan teori dalam politik luar negeri.”

Acara ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif, membahas prospek keanggotaan Indonesia di BRICS, strategi ekonomi digital, dan peran Generasi Z dalam diplomasi publik.

Dr. Ashari Swondo menambahkan, kuliah umum ini juga menjadi ajang membangun jejaring antara civitas akademika dengan diplomat, konsuler, dan praktisi hubungan internasional. Kegiatan seperti ini diharapkan memperkuat reputasi Universitas Potensi Utama sebagai pusat studi internasional yang proaktif dalam isu global.

Leonard Felix Hutabarat juga menekankan pentingnya pemahaman generasi muda terhadap dinamika global, agar Indonesia mampu memanfaatkan peluang yang muncul dari integrasi ekonomi negara-negara Selatan, sekaligus menghadapi tantangan kompetitif di tingkat internasional.

Ia mendorong mahasiswa dan siswa untuk aktif menekuni kajian politik luar negeri, diplomasi ekonomi, dan pembangunan berkelanjutan. (id114)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |