Trump Sebut Aksi Bad Bunny di Super Bowl Penghinaan bagi Amerika

3 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melontarkan kritik pedas terhadap penampilan musisi asal Puerto Rico, Bad Bunny, dalam pertunjukan paruh waktu (halftime show) Super Bowl LX yang digelar pada Minggu (8/2).

Melalui platform media sosialnya, Truth Social, Trump menyebut pertunjukan tersebut sebagai penghinaan terhadap budaya dan standar Amerika.

Meski menuai kecaman dari Gedung Putih, penampilannya mendapat pujian luas dari kritikus musik dan penggemar global. Pertunjukan berdurasi 13 menit tersebut menyulap lapangan menjadi festival budaya Karibia, lengkap dengan visual rumah tradisional Puerto Rico (casita), penari berpakaian petani tebu (jíbaros), hingga kehadiran bintang tamu besar seperti Lady Gaga, Ricky Martin, bahkan cameo dari Pedro Pascal, Karol G, Cardi B, dan Jessica Alba.

Di akhir penampilannya, Bad Bunny sempat menyampaikan pesan dalam bahasa Inggris, "God bless America," sebelum menyebutkan deretan negara-negara di benua Amerika dari Selatan hingga Utara.

"Tuhan memberkati Amerika, baik itu Chili, Argentina," kata Bad Bunny sambil menyebutkan lebih dari 20 negara di Amerika Utara dan Selatan mengutip Euro News, Rabu (11/2).

Pada akhir pertunjukan terpampang sebuah pesan besar di layar bertajuk The only thing more powerful than hate is love (Satu-satunya hal yang lebih kuat dari kebencian adalah cinta).

Poin kebencian Donald Trump kepada Bad Bunny

Trump dan pendukungnya marah besar atas pilihan penampil utama selama berbulan-bulan, hingga menyebut keputusan itu gila, tidak Amerika dan mengerikan. Basis pendukungnya juga mengecam Bad Bunny karena dianggap sebagai pembenci Trump yang fanatik, aktivis anti-ICE.

Selain itu, banyak yang menyesalkan bahwa artis tersebut tidak memiliki lagu dalam bahasa Inggris dan hampir seluruh set daftar lagunya dalam bahasa Spanyol.

Kebencian Trump semakin meningkat setelah Bad Bunny meraih kemenangan di Grammy. Bad Bunny menyampaikan pesan protes terhadap tindakan terbaru agen Imigrasi AS (ICE).

"Sebelum saya mengucapkan terima kasih kepada Tuhan, saya akan mengatakan: ICE keluar! Kami bukan orang biadab, kami bukan binatang, kami bukan alien. Kami adalah manusia dan kami adalah orang Amerika," kata Bad Bunny.

Tak heran, Trump yang tidak hadir di acara tersebut mengecam penampilan Bad Bunny, menyebutnya sebagai penghinaan terhadap kebesaran Amerika dalam sebuah curhatan panjang di Truth Social.

"Pertunjukan Paruh Waktu Super Bowl benar-benar mengerikan, salah satu yang terburuk, SEPANJANG MASA! Itu tidak masuk akal, merupakan penghinaan terhadap Kebesaran Amerika, dan tidak mewakili standar Kesuksesan, Kreativitas, atau Keunggulan kita," tulis Trump.

"Tidak ada yang mengerti sepatah kata pun yang diucapkan orang ini, dan tariannya menjijikkan, terutama bagi anak-anak kecil yang menonton dari seluruh AS, dan seluruh Dunia," papar Trump.

"Pertunjukan ini hanyalah tamparan di muka bagi Negara kita, yang menetapkan standar dan rekor baru setiap hari - termasuk Pasar Saham dan 401(k) Terbaik dalam Sejarah! Tidak ada yang menginspirasi dari pertunjukan paruh waktu yang kacau ini dan tonton saja, itu akan mendapat ulasan bagus dari Media Berita Palsu, karena mereka tidak tahu apa yang terjadi di DUNIA NYATA," tambahnya.

(hsy/hsy)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |