
DELISERDANG (Waspada): Ramadan merupakan bulan untuk menempa kehidupan manusia menjadi insan paripurna yang bahasa Al Qurannya disebut taqwa.
“Tempahan Ramadan yang sungguh luar biasa, selama puasa kita tidak hanya dituntut untuk menjaga diri dari yang membatalkan puasa lebih dari itu menjaga diri dari hal hal yang membatalkan pahala,” kata Ustadz Dr.H.Khairul Anwar,MA,M.Si yang juga Sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Deliserdang ini kepada waspada.id, Selasa (1/4/25).
Penjelasan itu disampaikannya saat menjadi Khatib Shalat Idul Fitri 1446H/2025, Senin 1 Syawal 1446 H di Masjid Nurul Huda Jalan Sultan Hasanuddin Pasar 3 Lubukpakam.
Sedangkan Imam Salat saat itu, Achmad Yani S.Pd.I merupakan Cucu Almarhum KH. Husin Kasim, Ulama Kharismatik Lubukpakam pada masanya.
“Kalau ini bisa tempahan puasa dapat diimplementasikan di dalam kehidupan diluar ramadhan, maka akan luar biasa hasilnnya menjadi sosok manusia paripurna,” tegas Khairul yang juga Ketua Bidang Fatwa Majelis Ulama Indonesia ( MUI ) Kabupaten Deliserdang yang juga Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Raudhatul Akmal ( STAIRA ) Deliserdang yang beralamat di Batang Kuis dan Fakultas Ushuluddin UINSU ini.
Dijelaskannya, sesuai janji Rasul Muhammad SAW, bagi umat Islam melaksanakan Amaliyah Ramadhan dengan sempurna puasa disiang hari dan menghidupkan ramadhan dengan Amal khas Ramadan Salat Tarawih,Mendarus Al Qur’an, membangunkan keluarga untuk santap sahur,termasuk memberi ta’zil untuk orang yang berbuka, sedekah, qiyamullail akab menjadikan pelakunya diampunkan dosa seperti bayi yang baru lahir, (kharaja min dzunubihi kawaladathu ummuhu).
Sehingga, tambahnya, wajar dan menjadi tradisi yang baik momentum Idul Fitri dijadikan untuk silaturrahim dan saling keluarga, jiran tetangga dan rekan kerja berma’afan sesama.
“Dengan berakhirnya Ramadan,datangnya 1 Syawal, kita suci lahir dan bathin, sehingga memunculkan sosok yang kuet dan tangguh. Kemudian ikhlas dalam bekerja, tak akan korupsi karena kita merasa tetap diawasi dan dipantau Allah SWT melalui dua malaikat pencatat amal baik dan amal buruk lanjutnya,” paparnya.
Usai Salat Ied, ia dengan sejumlah jamaah menyempat berbincang dengan sejumlah jamaah. Bahkan, Ketua Ikatan Guru Diniyah Takmiliyah (IGDT) Deliserdang yang juga dimasa Kampanye Pilkada Deliserdang sebagai Ketua Tim Pemenangan Pasangan 02 Adil yang telah menghantarkan dr.Asri Ludin Tambunan dan Lomlom Suwonda,SS sebagai Bupati/Wakil Bupati Deliserdang.
Terkait viralnya Gebrakan 100 Hari Kerja Bupati Deliserdang yang dinilai sangat berani dan pro rakyat kecil, Khairul sangat mengapresiasi. Bahkan lebih dari itu, sudah pernah dimuat di media ini sebelumnya.
“Kami dari PCNU Deliserdang bahkan siap mengawal di garda terdepan program 100 hari bupati tersebut,” katanya seraya mengatakan, pihaknya mewakili 2000 guru-uru ngaji yang tergabung di IGDT juga siap mendukung visi misi Pemkab Deliaerdang 5 tahun ke depan Menjadikan Deliserdang yang sehat,cerdas,sejahtera,religius dan berkelanjutan.
“Melalui kesempatan ini saya juga menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar besarnya untuk Bapak Bupati Deliserdang yang telah memberikan insentif untuk guru-guru yang tergabung di IGDT saat 4 hari menjelang lebaran.
Sehingga dirasakan sangat bermanfaat, ibarat datangnya hujan di gurun pasir yang panas dan tandus,walaupun tak deras, Tapi sangat terasa membantu sekali untuk kebutuhan lebaran dan ikut merayakan suka cita dihari lebaran tersebut,” tandas Khairullah. (rin)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaZRiiz4dTnSv70oWu3Z dan Google News Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News ya.