Penampakan Markas Penipuan di Kamboja, Ada Ruang "Bareskrim Polri"

4 hours ago 4
Scam compounds in O'Smach used for scam operations, behind wire fencing at the Chong Chom-O'Smach border crossing, which was bombed and occupied by the Thai military in December following clashes between Thailand and Cambodia along a disputed border area, in Samraong, Oddar Meanchey province, Cambodia, February 2, 2026. REUTERS/Chalinee Thirasupa

Pemerintah Kamboja menutup hampir 200 pusat penipuan yang diduga menjadi bagian dari jaringan kejahatan bernilai miliaran dolar yang menargetkan korban dari berbagai negara. Untuk pertama kalinya, pihak berwenang juga memberikan akses terbatas kepada wartawan untuk melihat langsung salah satu kompleks yang menjadi pusat operasi tersebut. REUTERS/Chalinee Thirasupa

Scam compounds in O'Smach used for scam operations, behind wire fencing at the Chong Chom-O'Smach border crossing, which was bombed and occupied by the Thai military in December following clashes between Thailand and Cambodia along a disputed border area, in Samraong, Oddar Meanchey province, Cambodia, February 2, 2026. REUTERS/Chalinee Thirasupa

Dilansir Reuters pada Rabu (11/2/2026), seiring operasi berlangsung, ribuan pekerja dari pusat-pusat penipuan dilaporkan melarikan diri dalam beberapa minggu terakhir. Sebagian dari mereka disebut sebagai korban perdagangan manusia yang sebelumnya dipaksa bekerja dalam kondisi keras. REUTERS/Chalinee Thirasupa

Scam compounds in O'Smach used for scam operations, behind wire fencing at the Chong Chom-O'Smach border crossing, which was bombed and occupied by the Thai military in December following clashes between Thailand and Cambodia along a disputed border area, in Samraong, Oddar Meanchey province, Cambodia, February 2, 2026. REUTERS/Chalinee Thirasupa

Di sebuah kompleks luas di di perbatasan Chong Chom-O'Smach di Samraong, provinsi Oddar Meanchey, Kamboja, wartawan diperlihatkan ruangan kerja besar berisi deretan komputer dan meja yang dipenuhi dokumen. Kompleks itu juga dilengkapi bilik studio untuk panggilan telepon serta ruangan yang dibuat menyerupai kantor polisi Bareskrim Polri palsu. Di sana terdapat petunjuk-petunjuk yang diduga digunakan untuk menipu korban, termasuk target dari Thailand.   REUTERS/Chalinee Thirasupa

Scam compounds in O'Smach used for scam operations, behind wire fencing at the Chong Chom-O'Smach border crossing, which was bombed and occupied by the Thai military in December following clashes between Thailand and Cambodia along a disputed border area, in Samraong, Oddar Meanchey province, Cambodia, February 2, 2026. REUTERS/Chalinee Thirasupa

Sebuah bilik kecil yang dilapisi busa terlihat sebuah seragam Polri yang lengkap dengan lencana.  REUTERS/Chalinee Thirasupa

Scam compounds in O'Smach used for scam operations, behind wire fencing at the Chong Chom-O'Smach border crossing, which was bombed and occupied by the Thai military in December following clashes between Thailand and Cambodia along a disputed border area, in Samraong, Oddar Meanchey province, Cambodia, February 2, 2026. REUTERS/Chalinee Thirasupa

Ruangan tersebut terlihat berisi naskah dialog penipuan dengan teks bahasa Indonesia yang diduga untuk menipu korban di Indonesia. REUTERS/Chalinee Thirasupa

Scam compounds in O'Smach used for scam operations, behind wire fencing at the Chong Chom-O'Smach border crossing, which was bombed and occupied by the Thai military in December following clashes between Thailand and Cambodia along a disputed border area, in Samraong, Oddar Meanchey province, Cambodia, February 2, 2026. REUTERS/Chalinee Thirasupa

Meski demikian, pihak berwenang mengatakan tidak ada penangkapan yang dilakukan di dalam kompleks kasino yang dikenal sebagai My Casino. Para pekerja disebut telah lebih dulu melarikan diri setelah penahanan seorang bos dan taipan yang diduga terlibat, Ly Kuong. Polisi mengaku kesulitan menahan mereka karena keterbatasan jumlah personel.  REUTERS/Soveit Yarn

Scam compounds in O'Smach used for scam operations, behind wire fencing at the Chong Chom-O'Smach border crossing, which was bombed and occupied by the Thai military in December following clashes between Thailand and Cambodia along a disputed border area, in Samraong, Oddar Meanchey province, Cambodia, February 2, 2026. REUTERS/Chalinee Thirasupa

Kepala Kepolisian Provinsi Kampot, Mao Chanmothurith, menjelaskan bahwa jumlah aparat yang tersedia tidak sebanding dengan banyaknya orang yang keluar dari kompleks tersebut. Ia menyebutkan bahwa hanya ada sekitar 1.000 polisi dan 300 polisi militer di seluruh provinsi, sementara pekerja yang meninggalkan lokasi diperkirakan mencapai 6.000 hingga 7.000 orang. REUTERS/Chalinee Thirasupa

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |