Kerbau 'Donald Trump' Gagal Disembelih untuk Kurban

1 hour ago 4

Jakarta, CNBC Indonesia - Seekor kerbau albino langka di Bangladesh yang mirip Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tidak jadi disembelih untuk ritual Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada Rabu, (27/5/2026).

Sebelumnya, kerbau berbobot sekitar 1.500 pon itu mendadak viral di media sosial karena dianggap mirip Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Kerbau tersebut memiliki jambul pirang khas yang disisir ke samping sehingga dijuluki "Donald Trump" oleh pemiliknya.

Melansir NBC News, Pemilik kerbau, Ziauddin Mridha, mengatakan nama "Donald Trump" diberikan hanya sebagai simbol kasih sayang dan candaan keluarga. Menurutnya, sang adik memberi nama tersebut karena bentuk rambut kerbau yang dianggap menyerupai gaya rambut Trump.

Kerbau itu dipelihara di sebuah peternakan di Kota Narayanganj dekat ibu kota Dhaka dan menjadi tontonan warga. Banyak masyarakat datang langsung ke peternakan hanya untuk melihat hewan unik tersebut dari dekat.

Mridha mengaku kerbau albino itu memiliki sifat yang jinak dan membutuhkan perawatan khusus setiap hari. Hewan tersebut rutin dimandikan dan diberi makan lebih sering dibanding kerbau biasa.

Menteri Dalam Negeri Bangladesh Salahuddin Ahmed kemudian memerintahkan agar kerbau tersebut tidak jadi dikorbankan. Pemerintah juga disebut akan mengembalikan dana pembeli dan memindahkan kerbau itu ke kebun binatang nasional di Dhaka.

Seorang pejabat kementerian menyebut keputusan penyelamatan dilakukan pada saat-saat terakhir karena alasan keamanan dan tingginya perhatian publik. Kerbau tersebut akhirnya dipindahkan ke kebun binatang nasional Bangladesh pada Rabu waktu setempat.

(ayh/ayh)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |