Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto telah melantik Adies Kadir sebagai Hakim Konstitusi pada Mahkamah Konstitusi. Ia menggantikan Arief Hidayat yang memasuki masa purnatugas.
Ditemui wartawan selepas pelantikannya di Istana Kepresidenan, Adies menjawab kritikan terhadapnya yang kini menjadi Hakim Konstitusi.
"Itu bisa ditanyakan ke DPR ya, karena Komisi III yang melakukan fit and proper dan sudah diparipurnakan. Nanti silakan tanya ke pimpinan komisi III dan pimpinan DPR saja. Saya cuma mengikuti proses yang dilakukan oleh DPR," katanya.
Terpilihnya Adies menjadi Hakim MK memang menjadi perdebatan di publik karena dinilai bermasalah dan tergesa-gesa. Adies dilantik Prabowo setelah Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menyetujui dirinya sebagai Hakim Konstitusi pada MK, Selasa (27/1/2026).
Komisi III DPR RI menyetujui Adies sebagai calon Hakim Konstitusi pada MK menggantikan Arief Hidayat yang memasuki masa pensiun. Keputusan itu diambil setelah DPR telah menetapkan Inosentius Samsul sebagai pengganti Arief yang ditetapkan dalam rapat paripurna Agustus lalu. Keputusan tersebut lantas dibatalkan dalam rapat paripurna.
Dalam kesempatan itu, Adies juga berjanji tidak akan menangani perkara yang ada kaitannya dengan Partai Golkar. Meski dia sudah disebut mundur dari partai berlogo pohon beringin tersebut.
"Ya tentunya kalau di Mahkamah Konstitusi itu kan ada aturan-aturan ya. Kalau terkait dengan dianggap ada conflict of interest, pasti otomatis hakim akan mengundurkan diri dari panel atau majelis tersebut. Ya kemungkinan saya juga akan mengambil langkah seperti itu kalau ada kasus-kasus terkait partai politik," katan Adies.
Adies juga berjanji akan menjalankan tugasnya dengan baik.
"Mahkamah Konstitusi sesuai dengan undang-undang tugasnya adalah menjaga konstitusi, menafsir konstitusi, dan menjaga ideologi negara. Jadi sesuai dengan undang-undang inilah yang harus nanti saya laksanakan di sana, menjaga segala macam hukum, dan juga hal-hal yang mengenai konstitusi dan ideologi negara," katanya.
(miq/miq)
[Gambas:Video CNBC]

2 hours ago
2















































