Gelson Kurniawan, CNBC Indonesia
02 June 2026 11:15
Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar modal Indonesia kembali diramaikan oleh aksi korporasi pembagian dividen tahun buku 2025. Memasuki pekan pertama Juni 2026, puluhan perusahaan tercatat dijadwalkan memasuki periode cum dividen, yang merupakan batas waktu terakhir bagi investor untuk membeli saham agar berhak menerima bagian laba.
Periode ini kerap memicu peningkatan volatilitas dan likuiditas harga saham. Pelaku pasar cenderung memburu saham dengan rasio pembayaran dividen dan dividend yield yang tinggi. Imbal hasil dari beberapa emiten seringkali berada di atas instrumen pendapatan tetap, memberikan daya tarik kuat bagi institusi maupun ritel.
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan ini diproyeksikan mendapat katalis dari sentimen tersebut. Emiten yang berpartisipasi cukup merata, mulai dari sektor infrastruktur, energi, kesehatan, hingga barang konsumsi prime
Rotasi Sektor dan Risiko ValuasiBerdasarkan jadwal bursa, transaksi memburu cum dividen dimulai agresif pada 2 Juni 2026, dengan fokus pada emiten dengan fundamental solid seperti PT Jasa Marga Tbk (JSMR) dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN).
Momentum ini berlanjut pada 3 Juni 2026 dengan hadirnya emiten berkapitalisasi memadai seperti PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP). Menjelang akhir pekan pada 4 dan 5 Juni 2026, atensi beralih ke sektor energi dan material dasar.
Emiten berskala besar seperti PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) dan PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) menjadi katalis utama. Sektor energi terus dipantau karena rekam jejak pembagian dividen yang kerap menembus angka yield yang cukup tinggi.
Meskipun potensi keuntungan tunai sangat menarik, investor diimbau untuk berhati-hati terhadap risiko dividend trap. Kondisi ini sering muncul saat pembukaan sesi ex dividen, di mana harga saham cenderung mengalami penyesuaian turun yang setara atau melebihi nominal dividen per saham yang dibagikan. Evaluasi fundamental tetap menjadi pedoman utama investasi jangka panjang.
(gls/gls)
Addsource on Google

15 hours ago
2

















































