Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi menetapkan Harga Batu Bara Acuan (HBA) untuk penjualan batu bara periode pertama Juni 2026. Terpantau seluruh kategori batu bara mengalami kenaikan harga dibandingkan dengan periode kedua Mei 2026.
Kebijakan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM Nomor 227 Tahun 2026 tentang Harga Mineral Logam Acuan dan Harga Batu Bara Acuan untuk Periode Pertama Bulan Juni Tahun 2026.
Di dalam aturan tersebut, pemerintah setidaknya memisahkan HBA berdasarkan 4 kategori. Bila dibandingkan dengan HBA pada periode kedua Mei 2026 lalu, keempat kategori batu bara mengalami kenaikan harga pada periode pertama Juni 2026.
"Untuk komoditas batubara, nampak mengalami penguatan harga di semua kalori seiring dengan pergerakan supply-demand pasar internasional," tulis Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM dalam unggahan Instagram @ditjenminerba, dikutip Selasa (2/6/2026).
Berikut daftar HBA periode pertama bulan Juni 2026:
Pertama, HBA dalam kesetaraan nilai kalori 6.322 kcal/kg GAR, Total Moisture 12,26%, Total Sulphur 0,66%, dan Ash 7,94 ditetapkan sebesar US$ 121,83 per ton. Angka tersebut mengalami kenaikan dibandingkan dengan HBA pada periode kedua bulan Mei 2026 sebesar US$ 116,32 per ton.
Kedua, untuk HBA I dengan kesetaraan nilai kalori 5.300 kcal/kg GAR, total moisture 21,32%, sulphur 0,75%, dan ash 6,04% periode pertama bulan Juni 2026 ditetapkan sebesar US$ 84,53 per ton. Angka ini mengalami kenaikan apabila dibandingkan dengan harga periode kedua bulan Mei 2026 sebesar US$ 80,34 per ton.
Ketiga, untuk HBA II dengan kesetaraan nilai kalori 4.100 kcal/kg GAR, total moisture 35,73%, sulphur 0,23%, dan ash 3,9% periode pertama bulan Juni 2026 yakni US$ 58,81 per ton. Angka ini mengalami kenaikan dibandingkan HBA periode kedua bulan Mei 2026 yang berada di level US$ 57,61 per ton.
Keempat, untuk HBA III dengan kesetaraan nilai kalori 3.400 kcal/kg GAR, total moisture 44,30%, sulphur 0,24%, dan ash 3,88% periode pertama bulan Juni 2026 ditetapkan sebesar US$ 40,32 per ton. Angka ini mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan periode kedua bulan Mei 2026 yang berada di level US$ 39,35 per ton.
(pgr/pgr)
Addsource on Google

12 hours ago
7

















































