Jakarta, CNBC Indonesia - Untuk pertama kalinya dalam 100 tahun, para peneliti menemukan spesies kucing liar baru yang sebelumnya tidak diketahui ilmu pengetahuan.
Leopardus tilcayo - atau kucing macan tilcayo - bertubuh ramping dan berbintik, dengan telinga membulat. Tubuhnya lebih kecil dari kucing rumahan pada umumnya dan tinggal di Yungas Bolivia, hutan tempat pegunungan Andes bertemu dengan lembah Amazon. Spesies ini dideskripsikan untuk pertama kalinya di jurnal Current Biology pada Kamis (17/9).
Selama ini, peneliti jarang menemukan mamalia baru yang berukuran relatif besar, sebagian besar spesies hewan yang baru ditemukan berukuran kecil, kata Paola Nogales-Ascarrunz, peneliti yang ikut memimpin program konservasi kucing liar Programa de Investigación de Félidos Bolivia (Program Penelitian dan Konservasi Felid Bolivia).
"Kucing ini benar-benar hal baru. Dan ini belum pernah terjadi dalam 100 tahun terakhir," katanya, dikutip dari NBC News.
"Belum pernah ada orang lain yang menyebutkan namanya. Tidak ada orang lain yang mendeskripsikannya."
Ahli belum mengetahui jumlah populasi Leopardus tilcayo.
Kucing macan - kucing liar berukuran kecil dalam genus Leopardus yang berasal dari Amerika Selatan dan Tengah - menghadapi tantangan konservasi yang berat seiring dengan berkembangnya pembangunan dan pertanian.
Studi baru menyebutkan ada lima spesies kucing macan di Amerika Selatan.
"Semuanya berada di habitat yang punah dengan cepat," kata Tadeu de Oliveira, salah satu penulis studi dan ahli ekologi di Universitas Negeri Maranhão di Brasil.
Keberadaan Leopardus tilcayo mungkin belum diketahui jika bukan karena peran Nogales-Ascarrunz. Dia menjadi sukarelawan di pusat rehabilitasi satwa liar Suaka Margasatwa Senda Verde.
"Saya melihat kucing ini. Ia sangat, sangat kecil, dan saya tidak percaya betapa kecilnya ia," kata Nogales-Ascarrunz. "Saya pikir itu anak kucing."
Kucing tersebut dibawa oleh seorang pria yang tinggal di sebuah komunitas di hutan dekat La Paz yang mulanya mengira kucing tersebut sebagai anak kucing peliharaan, menurut rincian yang dicatat oleh pihak cagar alam. Namun, hasil uji genetik menunjukkan bahwa kucing tersebut benar-benar spesies baru.
(hsy/hsy)
[Gambas:Video CNBC]

2 hours ago
3
















































