11 Fakta RI Korban Perang Dagang Trump, AS Buka Suara-Senjata Prabowo

18 hours ago 4

Jakarta, CNBC Indonesia - Indonesia menjadi salah satu negara yang dikenai tarif impor tinggi oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam pengumuman terbaru 2 April kemarin. Bahkan RI dikenai "hukuman" sebesar 32%.

Hal ini diumumkan seiring dengan konferensi pers Trump terkait tarif timbal balik AS (resiprokal), ke negara-negara yang dianggap memberi bea masuk tinggi ke barang Paman Sam. Tarif ini di luar tarif dasar yang diketok Trump di hari yang sama 10%.

Lalu apa saja sebenarnya faktanya? Apa kata pemerintah AS soal Indonesia dan bagaimana langkah pemerintah Prabowo?

Berikut sembilan fakta, dirangkum CNBC Indonesia, Jumat (4/4/2025).

1.Tarif Resiprokal Trump

Tarif tersebut merupakan tarif resiprokal Trump. Ini merujuk ke neraca perdagangan AS di mana negara yang surplus akan dikenakan tarif.

"Tarif timbal balik merupakan respons terhadap bea masuk dan hambatan non-tarif lainnya yang dikenakan pada barang-barang AS," kata Trump.

2.RI Jadi Korban

Indonesia pun resmi menjadi korban perang dagang Trump. Dalam pengumuman sama, nama Indonesia masuk di antara negara-negara yang mendapat bea masuk tinggi selain 10%, bahkan dikenai tarif 32%.

"Indonesia, Malaysia, Kamboja... Oh coba lihat Kamboja 98%, kita akan membawanya ke 49%. Mereka mengambil keuntungan dari Amerika Serikat," ujar Trump.

Belum tahu berapa persen total tarif yang akan dikenakan secara resmi. Namun dalam hitung-hitungan kasar, tarif yang dikenakan bisa mencapai 42%.

3.Penyebab RI Jadi Korban Trump

Jika dilihat dari perdagangan AS, neraca perdagangan Paman Sam dengan Indonesia saat ini negatif (defisit), artinya nilai impor AS dari RI lebih besar daripada nilai ekspor AS ke RI. Dari data Gedung Putih, nilainya minus US$ 18 miliar.

Berikut grafis-nya mengutip Reuters.

Trading AS. (Reuters/US Cencus Bureau/P. Thai Larsen)Foto: Trading AS. (Reuters/US Cencus Bureau/P. Thai Larsen)
Trading AS. (Reuters/US Cencus Bureau/P. Thai Larsen)

Selain itu, dari data tarif resiprokal yang diumumkan Trump, terlihat bahwa RI menerapkan tarif impor 64% ke barang AS. Namun ini juga termasuk "manipulasi mata uang" dan apa yang disebut Trump "trade barrier".

Meski begitu, merujuk data Kementerian Perdagangan RI, Indonesia surplus perdagangan sebesar US$ 14,34 miliar pada Januari-Desember 2024. Defisit tersebut menempatkan Indonesia di peringkat ke-15 dalam daftar negara dengan defisit perdagangan terbesar bagi Negeri Paman Sam.

AS adalah surga ekspor untuk produk tekstil dan rajutan. Selama puluhan tahun, AS menjadi pasar utama produk jersey, rajutan, hingga sepatu.

Nilai ekspor minyak sawit juga melonjak dalam lima tahun terakhir. Produk lain yang diekspor dalam jumlah besar adalah udang dan ikan serta peralatan elektrik.

4.Kapan Berlaku

Seorang pejabat Gedung Putih yang berbicara dengan syarat anonim mengatakan tarif 10% akan berlaku Sabtu, 5 April. Hukuman yang lebih tinggi lain, berlaku 9 April dan dikenakan ke 90% negara secara keseluruhan.

Hal sama juga dimuat AFP. Tarif baru Trump yang luas terhadap mitra dagang AS akan dimulai akhir pekan ini, dengan tarif yang lebih tinggi terhadap "pelanggar terburuk" akan mulai berlaku minggu depan.

"Gedung Putih mengatakan kepada wartawan bahwa tarif dasar 10% akan dimulai pada 12:01 dini hari pada 5 April, sementara tarif yang lebih tinggi terhadap berbagai mitra akan dimulai dari 12:01 dini hari pada 9 April," tulis laman itu.


Halaman 2>>> Ada Barang yang Bebas Tarif

Pages

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |